Pengakuan Dosa Ahok Soal Ucapan Kasar: Jangan Diingat-ingat Terus

Rabu, 21 September 2016 | 18:28 WIB
Pengakuan Dosa Ahok Soal Ucapan Kasar: Jangan Diingat-ingat Terus
Surya Paloh bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat [suara.com/Bowo Raharjo]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Setelah resmi mendaftar sebagai calon gubernur Jakarta periode 2017-2022, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berjanji untuk menjaga sikap dan tutur kata. Dia sadar kata-kata kasar yang selama ini sering terlontar menciptakan citra yang kurang baik.

Dalam pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh di kantor DPP Nasdem, Jalan R. P. Suroso 42, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, tadi, dia mengaku. Dalam pertemuan tersebut, Ahok didampingi Djarot Saiful Hidayat.

"Kami penuh kelemahan, silakan kritik. Kalau saya kasar jangan nonton YouTube yang tiga tahun yang lalu, karena sekarang saya sudah lebih sopan kayak Mas Djarot," kata Ahok disambut tawa hadirin.

Ahok bercerita tentang kisah komedian asal Inggris Sir Charles Spencer Charlie Chaplin.

Ahok menceritakan bagaimana komedian itu pernah tidak berhasil mengulang cerita lucu. Sehingga, perlu ada perbaikan cerita di setiap pertunjukan. Sama halnya dengan gaya kepemimpinan Ahok, setiap kritikan akan menjadi masukan.

"Charlie Chaplin cerita lucu, berhasil membuat seluruh penonton tertawa. Terus dia mengulang cerita yang sama, penonton cuma setengah yang ketawa. Terus dia ulang lagi, tidak ada penonton yang tertawa," kata Ahok.

"Charlie Chaplin tanya, 'kenapa kalian tidak tertawa,' penontonnya bilang, karena sudah dengar tiga kali," Ahok menambahkan.

Ahok berharap warga Jakarta jangan hanya mengingat-ingat ucapannya yang kasar.

"Kami juga sama (seperti lawakan Charlie Chaplin), kalau kelemahan kami itu jangan diingat-ingat, bisa tambah benci nanti. Masa lalu lupakan, kita buka lembaran baru," kata Ahok disambut tepuk tangan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI