Pedagang Ternak Kurban Mulai Marak

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 24 Agustus 2016 | 02:03 WIB
Pedagang Ternak Kurban Mulai Marak
Penjual hewan kurban. [suara.com/Oke Atmaja]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pedagang domba kurban di sejumlah lokasi di Kabupaten Lebak Provinsi Banten mulai ramai, meskipun Idul Adha 1437 Hijriah masih tiga pekan mendatang. Para pedagang ternak kurban itu, mulai mangkal di sekitar Jalan Siliwangi, Mandala, Cipanas, Cibeureum, Ir Soekarno-Hatta, Citeras, Cijoro hingga Narimbang.

Sebagian besar ternak kurban itu, domba yang didatangkan dari sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat.

Saniman (60), seorang pedagang domba di Jalan Siliwangi Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku, selama sepekan terakhir ini masih sepi pembeli. Biasanya, mereka pembeli mulai ramai sepekan sebelum Idul Adha.

Saat ini, harga domba minimal sebesar Rp2 juta sampai Rp4,5 juta per ekor dengan berat badan antara 8 kilogram hingga 18 kilogram.

"Kami berharap Idul Adha omzet penjualan ternak meningkat dibandingkan tahun 2015 relatif merugi," katanya lagi.

Begitu pula Ujang (55), seorang pedagang hewan kurban berlokasi di Jalan Dengung Kecamatan Maja Kabupaten Lebak, mengaku selama ini penjualan domba masih sepi dan belum terjadi lonjakan permintaan.

Ia menjamin, kondisi kesehatan domba yang dijualnya aman untuk dikonsumsi masyarakat. Menurutnya, ternak domba yang didatangkan dari Garut disertakan dokumen surat kesehatan hewan (SKH) dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat. Selain itu, Dinas Peternakan setempat melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah lokasi.

"Jika hewan itu dinyatakan sehat, maka petugas memberikan tanda berupa kalung untuk dipasang pada leher ternak," ujarnya. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI