Suara.com - Di Twitter, saat ini heboh soal pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo yang menyatakan hasil pengusutan KPK tidak menemukan adanya tindak pidana korupsi dalam pembelian sebagian lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Menggunakan tagar #AhokKePluto, netizen menjadikan hal tersebut sebagai bahan tertawaan. Saking banyaknya pengguna hastag, #AhokKePluto menjadi trending topic jelang buka puasa.
Misalnya, ada video lucu yang diunggah netizen yang menunjukkan perempuan atlit lompat tinggi. Begitu mau lompat, kakinya tidak sampai dan dia jatuh lagi. Dia terjerembab ke bawah papan.
Sebagai wujud kekecewaan terhadap pernyataan KPK, ada netizen mengunggah video yang menunjukkan pertandingan sepakbola. Pemain gagal menciptakan gol, padahal kiper sudah jatuh duluan.
Video lainnya yang diberi judul: ayo ikut saweran buat sewa metromini & ngongkosin #AhokKePluto, memperlihatkan orang tengah menghitung uang dollar.
Rupa-rupa cara yang ditampilkan netizen untuk mengungkapkan emosi atas perkembangan kasus Sumber Waras.
Misalnya, ada netizen menulis: Kasus RSSW dinyatakan KPK tidak ada PMH. *sdh lama tdk maen hastag #AhokKePluto #AhokKePluto. Kemudian diberi video planet pluto.
Tak hanya video, peristiwa rapat antara KPK dan DPR tadi menciptakan meme-meme lucu.
Di antaranya, meme yang memperlihatkan foto Ahok tengah mengemudi. Dan di atasnya ada tulisan: yang bisa nyuruh gue mundur cuma tukang parkir
Meme lainnya lebih ekstrim. Ahok ditampilkan seperti pasukan zaman Romawi, dia membawa pedang dan berteriak: This is Jakartaaa!
Rapat dengar pendapat Komisi III dan KPK, sore tadi diskors dan akan dilanjutkan besok, Rabu (15/6/2016) pukul 09.00 WIB.
"Rapat kita setujui kita skors dan dilanjutkan besok pagi pukul 09.00 WIB," kata Ketua Komisi III Bambang Soesatyo ketika menutup rapat sekitar jam 17.00 WIB.
Pimpinan KPK sebenarnya meminta Komisi III menyelesaikan rapat pada hari ini. Namun, suara mayoritas menginginkan besok.
Usai rapat, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan akan mempersiapkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan anggota Komisi III dalam rapat tadi.
Pertanyaannya terkait pernyataan Agus yang menyebutkan tidak ditemukan perbuatan melawan hukum dalam kasus Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pernyataan tersebut dianggap berbeda dengan hasil investigasi BPK yang menyebutkan adanya indikasi kerugian negara dalam pembelian tanah.
"Untuk Sumber Waras akan kami jelaskan besok karena banyak pertanyaan yang sangat mendetail. Tentu kami akan siapkan jawaban yang detail juga. Supaya berimbang informasinya semuanya," kata Agus.