Suara.com - Warga Tampa Garam sekitar kediaman terpidana perkara pembalakan liar dan pencucian uang Labora Sitorus menduga ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selama ini membantu usaha kayu Labora.
"Oknum PNS itu juga diduga selama ini melindungi pelarian Labora Sitorus dari Lapas Kora Sorong," kata Anjas (34) warga di sekitar areal PT Rotua kediaman Labora di Kelurahan Tampa Garam, Sorong, Kamis (10/3/2016).
PNS itu berinisial ST. Dia bertugas di salah satu Dinas Pemerintah Kabupaten Sorong. Namun setiap hari kerja ST terlihat di area PT Rotua milik Labora.
"Kami menduga ST membantu Labora Sitorus menjalankan bisnis kayu sejak Labora keluar dan tidak kembali ke Lapas Kota Sorong pada 29 November 2015," kata Anjas.
Hal serupa juga dikatakan Butthar (34) warga Tampa Garam bahwa, ST setiap hari terlihat di areal PT. Rotua bersama karyawan Labora Sitorus.
"Kami mendapat informasi dari beberapa karyawan PT Rotua bahwa oknum PNS tersebut dipercayakan Labora Sitorus untuk menjalankan manajemen usaha kayu PT Rotua," ujar dia.
Ia mengatakan, oknum PNS itu tidak lagi terlihat di area PT. Rotua sejak tim eksekusi dan aparat kepolisian mendobrak masuk perusahaan tersebut, Jumat (4/3/2016), guna melakukan eksekusi Labora Sitorus pindah dari Lapas Kota Sorong ke Lapas Cipinang Jakarta.
"Sejak eksekusi Labora Siturus, oknum PNS tersebut menghilang padalah sebelumnya setiap hari pria itu berada di areal PT Rotua," tambah dia. (Antara)