Suara.com - Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mencaat perselingkuhan diduga menjadi penyebab pegawai negeri sipil (PNS) pemerintah setempat banyak yang bercerai.
"Kalau ditanya alasannya pasti tidak harmonis. Tetapi semua itu berawal dari rasa cemburu karena diduga pasangannya selingkuh. Ada juga yang langsung mengakui kalau pasangannya selingkuh," kata Kabid Diklat dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah Kabupaten Mukomuko Sutrisna, di Mukomuko, Jumat (5/2/2016).
Ia mencatat jumlah PNS yang menggugat cerai pasangannya meningkat pada 2015. Ada 14 orang. Ini meningkat 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari 1 orng, sebanyak 10 orang PNS telah putus atau resmi bercerai, sisanya masih proses.
Ia mengatakan, pihaknya selaku pengawas PNS di daerah itu mengetahui penyebab PNS bercerai itu hanya sebatas perselingkuhan saja, tidak sampai lebih dalam alasan berselingkuh.
Yang pasti, menurutnya, bukan karena faktor ekonomi karena pasangan PNS ini tidak hanya sebatas ibu rumah tangga tetapi ada juga yang bekerja sebagai pegawai lainnya.
"Kalau keduanya pegawai tidak mungkin mereka selingkuh karena faktor ekonomi," ujarnya.
Kendati demikian, katanya, tugas instansi itu memberikan masukan kepada PNS untuk tidak bercerai dengan pasangannya karena bisa jadi rasa cemburu terhadap pasangannya yang diduga selingkuh tidak sepenuhnya benar.
"Kami tetap berusaha menyatukan pasangan ini agar mereka mengurungkan niatnya bercerai. Kalau mereka tetap menolak, selanjutnya kami serahkan ke Inspektorat Wilayah untuk melakukan pembinaan," ujarnya lagi. (Antara)