Ada cerita menarik sebelum Setya Novanto mengajukan surat pengunduran diri dari Ketua DPR periode 2014-2019 ke Mahkamah Kehormatan Dewan, Rabu (16/12/2015).
Wakil Ketua Hakim MKD dari Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan sebelum surat dibacakan MKD, Dasco dihubungi Novanto. Novanto mengajak Dasco ketemu di lobi DPR jam 19.45 WIB.
"Iya, dihubungi oleh pak Novanto pukul 20.00 kurang 15 menit, katanya ada hal penting," kata Dasco di gedung DPR.
Dasco semula menolak diajak Novanto ketemu untuk membicarakan hal penting di luar sidang. Tapi setelah, Novanto menjelaskan intinya, Dasco pun bersedia menemui.
"Bukan dipanggil, saya diminta untuk ketemu. Saya tanya dimana? Kalau di ruangan nggak mau, dan dibilang pengunduran diri, maka saya mau," kata Dasco.
Surat Novanto dibacakan di penghujung sidang MKD untuk memutuskan kasus pelanggaran etika karena mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat bertemu Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Suara.com - Tawa Lepas Jokowi Saat Setya Novanto Mundur
Ini Surat Setya Novanto Berisi Pengunduran Diri dari Ketua DPR