Enggan Tempati Rusun Marunda, Korban Penggusuran Minta Rusun Baru

Rabu, 03 Juni 2015 | 11:09 WIB
Enggan Tempati Rusun Marunda, Korban Penggusuran Minta Rusun Baru
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam acara pencanangan HUT ke-488 Kota Jakarta, di Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu (31/5/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sebagian warga Pinangsia, Jakarta Barat, yang terkena gusur, kembali menyatroni Balai Kota DKI Jakarta, hari Rabu (3/5/2015). Mereka menuntut kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk segera menyediakan rumah susun (rusun) yang jaraknya dekat dengan tempat tinggal mereka semula.

Warga tersebut sudah tiba di Balai Kota sejak sekitar pukul 07.00 WIB, untuk menunggu Ahok.

"Pak, kami butuh rumah, Pak. Kami butuh tempat tinggal," ucap seorang ibu kepada Ahok.

"Makanya, kan saya kan sudah sediakan rusun," jawab Ahok.

Rusun yang dimaksud Ahok berada di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Namun warga tersebut menolak ditempatkan di rusun itu.

"Tapi itu (rusun) di Marunda, terlalu jauh, Pak dari tempat usaha, tempat kerja kami terlalu jauh. Kami maunya bareng-bareng jadi satu tinggalnya di Rusun Muara Baru, Pak," tambah ibu-ibu tersebut.

Menanggapi permintaan tersebut, Ahok meminta warga yang kena gusur untuk menunggu sampai rusun Muara Baru selesai dibangun pemerintah DKI.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI