Suara.com - Gencarnya isu reshuffle menteri pada Kabinet Kerja memberikan peluang bagi Golkar versi Aburizal Bakrie, salah satu pendukung utama kubu oposisi, untuk membelot mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo, demikian diisyaratkan politikus Golkar, Muhammad Misbakhun.
"Kalau Golkar diajak, alhamdulilah, Golkar diberi kesempatan untuk menjalankan program-program presiden," kata Misbakhun dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (9/4/2015).
Namun, hingga saat ini dirinya tidak tahu sama sekali apakah komunikasi sudah dilakukan oleh pihaknya atau belum. Semua keputusan, kata bekas politiks PKS itu, diserahkan kepada Ical.
Pasalnya, tambah Misbakhun, Golkar sejauh ini belum menutup kemungkinan bergabung dengan pemerintah, apalagi akhir-akhir ini hubungan antara kelompok pendukung pemerintah dengan kelompok Koalisi Merah Putih kian mencair.
"Yang tahu Pak Ical, kan selama ini sudah melakukan (komunikasi)," kata Anggota Komisi XI DPR RI tersebut.
Sementara terkait bidang yang ingin ditempati kadernya dalam pemerintahan, dirinya mengaku bahwa sumber daya manusia Golkar merata di semua bidang. Karenanya, di manapun mereka ditempatkan, Golkar pasti akan sanggupi.
"Itu hak presiden, Golkar mempunyai keahlian di semua bidang," tutupnya.
Golkar Kubu Ical Tak Keberatan Membelot Jika Ada Reshuffle
Liberty Jemadu Suara.Com
Sabtu, 09 Mei 2015 | 21:01 WIB

Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
BERITA TERKAIT
Setelah Satryo, Siapa Nama Menteri yang Layak Di-reshuffle Presiden Prabowo?
21 Februari 2025 | 15:48 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI