Twitter Berkantor di Indonesia Permudah Blokir Akun 'Cabul'
Pebriansyah Ariefana Suara.Com
Kamis, 16 April 2015 | 14:40 WIB

Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
Sebab pemblokiran akun prostitusi online itu hanya bisa dilakukan oleh Twitter. Indonesia bisa mengirimkan surat ke perusahaan raksasa sosial media itu. Namun prosesnya akan panjang.
"Prosesnya lama banget, tergantung Twitter. Kita bisa ajukan surat," jelas Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Hendri Subiakto saat berbincang dengan suara.com, Kamis (16/4/2015).
Makanya Pemerintah Indonesia meminta Twitter berkantor di Indonesia. Tujuannya agar komunikasi dan jalur keperluan pemblokiran konten bermasalah bisa lebih mudah. Sejak 5 Maret 2015 kemarin Twitter sudah berkantor di di lantai 15 gedung One Pacific Place, SCBD, Jakarta.
"Minimal komunikasi lebih mudah. Makanya kita mau mereka berkantor di Indonesia," kata Hendri.
Sebelumnya ramai kasus pembunuhan Deudeuh Alfisahrin atau Deudeuh 'Tata Chubby'. Deudeuh diduga menjaring lelaki hidung belang lewat media sosial, Twitter.
Tapi dia dibunuh oleh teman kencannya sendiri, Muhammad Rio Santoso. Rio sudah ditangkap Kepolisian Polda Metro Jaya. Di tempat pembunuhan ditemukan daftar buku tamu Deudeuh.
BERITA TERKAIT
Drama OpenAI vs Elon Musk: Tawaran Akuisisi ChatGPT Ditolak Mentah-mentah!
12 Februari 2025 | 09:37 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI