Suara.com - Dua jasad pendaki gunung yang hilang di gunung tertinggi Meksiko, Pico de Orizabo ditemukan telah berwujud menjadi ‘mumi’. Kedua mumi ini ditemukan pada akhir Februari lalu.
Awalnya, tim pencari hanya melihat sebuah tengkorak yang membeku di ketinggian 1000 kaki di atas laut.
Tetapi kemudian, anggota tim pencari lain juga menemukan tengkorak manusia lainnya yang berjarak sekitar 300 meter dari penemuan pertama. Keduanya ditemukan membeku dan sudah menjadi mumi.
Saat ini belum diketahui dengan pasti identitas kedua mumi tersebut. Pemerintah Chalchicomula de Sesma telah menerima telepon dari beberapa negara, seperti Jerman dan Spanyol untuk menanyakan indentitas kedua mumi tersebut.
Keduanya dipercaya adalah pendaki gunung yang hilang pada tahun 1959. Dalam pendakian tersebut, empat pendaki selamat dan tiga lainnya dilaporkan hilang. Diharapkan, tim pencari bisa menemukan satu jenazah pendaki lainnya.
Identitas pasti baru akan diketahui setelah dua mumi tersebut dipindahkan dari puncak gunung tertinggi di Meksiko tersebut. Sejauh ini misi penyelamatan masih terkendala cuaca buruk.
Rencananya, kedua tubuh mumi ini akan dibawa ke kantor kejaksaan Puebla untuk dilakukan tes DNA.
“Beberapa potongan pakaian yang masih melekat di tubuh mumi bisa dijadikan petunjuk untuk mengindentifikasi mereka,” kata wali kota Juan Navarro.
“Saat ini tebalnya kabut menjadi kendala tim penyelamat. Hanya dua pendaki yang bisa mencapai lokasi ditemukannya mumi tersebut,” ungkapnya. (Metro)