Suara.com - Menteri Dalam Negeri Lebanon, Rabu (3/12/2014) mengatakan, perempuan yang ditahan oleh pasukan keamanan pernah menjadi istri Abu Bakr al-Baghdadi, pimpinan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) selama tiga bulan. Perempuan itu ditahan ketika akan menyeberang ke Suriah bersama salah seorang puteri Baghdadi akhir bulan November.
Lewat sebuah tayangan televisi, Menteri Dalam Negeri Lebanon Nohad Machnouk mengatakan bahwa perempuan tersebut sudah tidak lagi menjadi istri Baghdadi. Ia juga menyebut perempuan tersebut bernama Saja al-Dulaimi.
"Saja al-Dulaimi menikah tiga kali dan Baghdadi adalah suami keduanya. Mereka menikah selama tiga bulan enam tahun silam," kata Machnouk.
Sejumlah sumber lain menyatakan, Baghdadi sendiri memiliki tiga orang istri. Ada pula laporan bertentangan yang menyatakan bahwa Dulaimi dan Baghdadi berpisah menyusul laporan soal penangkapannya hari Selasa (2/12/2014).
Kabar mengenai Saja al-Dulaimi ini dibantah oleh pemerintah Irak. Melalui Kementerian Dalam Negerinya, Irak menyatakan bahwa Dulaimi bukanlah istri Baghdadi. Menurut mereka, Dulaimi adalah saudara perempuan dari seorang lelaki yang didakwa dalam kasus pengeboman di Irak bagian selatan.
Dulaimi ditahan di Lebanon utara setelah kedapatan memakai paspor palsu. Lansiran surat kabar As-Safir, Dulaimi ditangkap berkat kerja sama dengan intelijen asing. (Reuters)