AS Cek Keaslian Video Pemenggalan Mualaf oleh ISIS

Ruben Setiawan Suara.Com
Minggu, 16 November 2014 | 19:40 WIB
AS Cek Keaslian Video Pemenggalan Mualaf oleh ISIS
Sejumlah kolega menuntut pembebasan Peter Kassig alias Abdul Rahman Kassig, relawan AS yang ditawan ISIS, (8/11). (Reuters/Omar Ibrahim)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Pemerintah Amerika Serikat (AS) masih berupaya menyelidiki keaslian dari video yang menampilkan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bersama potongan kepala Peter Edward Kassig, relawan asal Amerika Serikat yang menjadi tawanan ISIS. Sebelumnya diberitakan, kelompok radikal tersebut mengklaim mereka telah membunuh Kassig.

"Komunitas intelijen bekerja secepat mungkin untuk memastikan keasliannya," sebut pernyataan Dewan Keamanan Nasional (NSC) AS hari Minggu (16/11/2014).

Video tersebut diunggah sebuah situs yang dikelola oleh ISIS pada hari Minggu. Jika video tersebut memang benar adanya, maka Kassig menjadi warga AS ketiga yang dipenggal ISIS setelah jurnalis James Foley dan Steven Sotloff.

"Jika dikonfirmasi, kami terkejut dengan pembunuhan brutal dari seorang pekerja kemanusiaan Amerika dan kami menyampaikan belasungkawa terdalam bagi keluarga dan teman-temannya," kata juru bicara NSC Bernadette Meehan.

Peter Edward Kassig, (26), adalah seorang relawan kemanusiaan asal Amerika Serikat (AS). Peter muncul di bagian akhir video pemenggalan relawan kemanusiaan asal Inggris Alan Henning beberapa waktu lalu. Dalam video tersebut, si algojo pemenggal mengancam akan memenggal Kassig.

Kassig, yang kini sudah mengganti namanya menjadi Abdul-Rahman Kassig, selalu menjalankan salat lima waktu dan berpuasa Senin-Kamis, demikian diceritakan Nicholas Henin, jurnalis Prancis yang pernah ditahan bersama Kassig di Suriah.

Menurut Henin, tak lama setelah ditangkap ISIS, Peter memeluk Islam dan mengganti namanya menjadi Abdul-Rahman. (Reuters)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI