Suara.com - Setelah menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise cukup aktif memanfaatkan media sosial, Twitter, untuk mengampanyekan hak perempuan Indonesia.
Menteri asal Provinsi Papua ini menyadari betul media sosial merupakan salah satu saluran yang efektif untuk mendistribusikan pesan-pesan positif kepada masyarakat, khususnya kalangan perempuan.
Namun, perempuan kelahiran Manokwari, 1 Oktober 1958, itu mengakui kalau tidak bisa setiap saat ngetwit karena keterbatasan waktu.
"Met pagi tweeps, pagi perempuan dan anak Indonesia, terima kasih untuk segala dukungannya, maaf, saya hanya punya waktu kicau di pagi hari sebelum kerja," tulis Yohana di akun @YohanaYembise.
Yohana mengatakan pentingnya mendukung Komnas Perempuan, Migrant Care, dan Komnas Anak.
"Kita bisa kerja sama untuk Indonesia," tulis Yohanna.
Yohana berpesan kepada perempuan untuk senantiasa memberikan cinta dan kasih sayang bagi anak-anak.
"Satu pekerjaan sederhana yang selesai, lebih baik dari pada seribu pekerjaan impian yang belum selesai," tulis Yohana.