Suara.com - Petenis Roger Federer sudah meraih banyak prestasi di lapangan tenis secara individu. Dia adalah petenis putra dengan jumlah gelar juara Grand Slam terbanyak di sepanjang sejarah. Federer juga pernah merengkuh posisi nomor satu dunia.
Namun, Federer belum pernah merasakan tampil di final Piala Davis bersama negaranya, Swiss. Akhirnya, Federer bisa menorehkan sejarah baru di turnamen tenis beregu putra paling bergengsi tersebut. Di babak semifinal, Federer menyumbangkan angka yang menentukan sukses Swiss ke partai pamungkas.
Menghadapai petenis Italia, Fabio Fognini, Federer menang mudah 6-2, 6-3, 7-6 (4). Kemenangan itu membuat Swiss unggul 3-1 dari lima partai yang akan digelar. Ini untuk kali pertama Swiss tampil di final Piala Davis sejak 1992.
Ketika itu, Swiss kalah dari Amerika Serikat. Kini, Federer bisa menorehkan sejarah baru bagi dunia tenis Swiss dengan mempersembahkan trofi Piala Davis untuk kali pertama. Lawan yang akan dihadapi di babak final asalah Prancis yang menang 3-2 atas Republik Ceko.
Partai final akan digelar di Prancis pada 21-23 November nanti. Swiss terakhir kali bertemu Prancis pada babak perempat final Piala Davis 2004. Ketika itu, Swiss yang menjadi tuan rumah berhasil menang 3-2.
“Ini merupakan pertandingan paling klasik yang pernah saya lakukan melawan Prancis. Jadi saya sangat senang,” kata Federer. (AFP/CNA)