Kritik Layanan Maskapai di Twitter, Orang Ini Dipaksa Turun Pesawat

Ruben Setiawan Suara.Com
Jum'at, 25 Juli 2014 | 18:20 WIB
Kritik Layanan Maskapai di Twitter, Orang Ini Dipaksa Turun Pesawat
Ilustrasi maskapai Southwest. (Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sebuah keluarga asal Minneapolis, Amerika Serikat, diminta untuk turun dari pesawat Southwest Airlines (SWA) di Colorado lantaran membuat kicauan Twitter berisi komplain terhadap pelayanan maskapai tersebut.

Kepada CBS News, Duff Watson, salah satu anggota keluarga itu mengaku mendapat pelayanan buruk dari seorang staf maskapai di gerbang pemberangkatan Bandara Internasional Denver. Ia menumpahkan kekesalannya lewat kicauan Twitter.

"Merasakan efek dari,'Wow, agen terburuk di Denver. Kimberly S, gerbang C39, tidak senang @SWA," kicaunya.

Namun, apa yang ia alami selanjutnya sungguh tidak ia duga. Si staf meminta Duff dan keluarganya keluar dari pesawat akibat kicauan tersebut. Ia hanya diperbolehkan naik jika bersedia menghapus kicauannya di Twitter terlebih dahulu. Daripada repot, akhirnya Duff menurut dan menghapus twit-nya.

Menurut Duff, si staf merasa terancam dengan twitnya. Atas alasan itulah, keluarga Duff diminta keluar dari pesawat.

Namun, dalam keterangan terpisah, seorang juru bicara bandara mengatakan bahwa Duff tidak dipandang sebagai ancaman keamanan. Mereka juga tidak memanggil pihak berwenang. Sementara itu, pihak maskapai Southwest Airlines membenarkan insiden tersebut dan mengaku sedang menyelidikinya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI