Ernest Hemingway, Mantan Wartawan Koran Sekolah Peraih Nobel Sastra

Ruben Setiawan

Senin, 21 Juli 2014 | 09:00 WIB
Ernest Hemingway, Mantan Wartawan Koran Sekolah Peraih Nobel Sastra
Ernest Hemingway

Suara.com - Hari ini, 115 tahun silam, seorang novelis besar lahir di Illinos, Amerika Serikat. Orang bernama Ernest Hemingway itu adalah penulis yang karya-karyanya dianggap sebagai literatur klasik Amerika.

Ernest lahir di tengah keluarga terhormat yang hidup berkecukupan. Ayahnya, Clarence Edmonds adalah seorang dokter sementara sang ibu, Grace Hall-Hemingway, adalah musisi. Entah apa sebabnya, Ernest kecil diperlakukan sang ibu seperti seorang perempuan.

Tak hanya diberikan pakaian layaknya anak perempuan, Ernest juga dipanggil Ernestine. Sang ibu juga membiarkan rambutnya tumbuh panjang bak anak gadis. Baru pada usia 6 tahun, Ernest meminta rambutnya dipotong, diberikan baju laki-laki, dan dipanggil dengan nama aslinya.

Ernest mengasah kemampuannya menulis sebagai salah satu penulis koran sekolah. Selepas lulus, Ernest langsung bekerja sebagai wartawan di Kansas City Star. Namun, hal itu tidak memuaskannya. Pasalnya, Ernest hanya ditugasi menulis berita-berita tentang kebakaran, perkelahian, dan pemakaman. Berita-berita semacam itu dianggap tak penting bagi seorang jurnalis profesional. Iapun hanya sebentar di surat kabar itu.

Saat Perang Dunia I pecah, Ernest mendaftar sebagai prajurit. Sayang, gangguan penglihatan memaksa Ernest untuk mengurungkan niatnya. Namun, ia tetap berkesempatan ke garis depan perang, dengan menjadi sopir relawan ambulans Palang Merah.

Dalam sebuah pertempuran di Italia, Ernest cedera akibat pecahan mortir. Tetapi, itu menjadi berkah baginya karena mempertemukannya dengan seorang suster cantik di rumah sakit Milan. Asmara singkat antara Ernest dan si suster menjadi inspirasi bagi salah satu novel Ernest, A Farewell to Arms (1929).

Berhenti menjadi sopir ambulans, Ernest bekerja di harian Toronto Star sebagai wartawan peliput Perang Yunani-Turki dan berita-berita Eropa lainnya. Sembari bekerja itulah, Ernest menulis novel-novelnya. Karya-karya Ernest menyuguhkan aroma machismo dan petualangan yang kental.

Dari sekian banyak novel Ernest, yang paling dikenal dan mendapat apresiasi adalah The Old Man and the Sea (1952). Novel itu berkisah tentang seorang pelaut tua yang berusaha menangkap seekor ikan Marlin raksasa. Berkat novel itu, Ernest mendapat Hadiah Pulitzer untuk Karya Fiksi pada tahun 1953. Ernest juga mendapat Hadiah Nobel dalam bidang Kesusasteraan untuk novel yang sama pada tahun 1954.

Sayang, hidupnya berakhir dengan tragis. Ernest meninggal akibat tertembak senapan laras panjang di rumahnya di Ketchum, Idaho. Awalnya, Ernest diduga tak sengaja menembak dirinya saat sedang membersihkan senapan. Namun, belakangan terungkap bahwa ia bunuh diri.

Baca juga: Nelson Mandela, Ayatollah Ali Khamenei, William Hanna, George Eastman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

×