Suara.com - Ketua Kelompok Kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri Wahid Supriyadi mengatakan dari 130 kantor perwakilan di luar negeri, data penghitungan suara pilpres yang masuk ke KPU baru 29 dokumen.
Salah satu faktor yang membuat data tidak lekas masuk KPU adalah proses pengiriman dokumen, mengingat dokumen-dokumen itu dikirim melalui metode pos.
"Ini karena banyak perwakilan yang suaranya dari drop box dan pos, itu mereka menghitung suaranya baru tanggal 10-14 Juli 2014," ujarnya
Selain itu juga karena faktor perbedaan waktu negara sehingga berpengaruh pada jadwal pengiriman.
"Misalnya di Amerika Latin tanggal 14 di sana, dan (tanggal) 15 di sini sehingga baru hari berikutnya dikirim," kata Wahid.
Kendati menemui kendala, petugas KPU akan bekerja ekstra keras untuk menyelesaikan rekapitulasi sebaik-baiknya.