Suara.com - Di hadapan ribuan keluarga besar TNI Polri yang terdiri dari para purnawirawan di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (3/6/2014), calon presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan menaikkan anggaran sektor pertahanan hingga 20 juta Dolar Amerika.
Dia mengungkapkan kalau dana itu sengaja dialokasikan untuk TNI Angkatan Udara (AU), Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Polri. Inilah sejumlah alat yang rencananya bakal diperbarui atau ditambah kalau dia terpilih menjadi presiden pada Pilpres 9 Juli 2014.
- Modernisasi Alutsista AU, penambahan pengadaan Pesawat F16 Amerika Serikat (Rafaele-Prancis, Wurofighter-eropa).
- Radar canggih terbaru.
- Pesawat angkut C 130 (kapasitas 80-100 orang) buatan amerika serikat.
- Pesawat angkut terbaru M 400 (Air Bus) kapasitas angkut 37 ton dan 116 jumlah personel yang disenjatai penuh.
- Pengadaan kapal selam (wajib karena negara maritim)
- Armada patroli kecepatan tinggi dan armada angkutan laut yang memadai agar membantu pengembangan tol laut.
- Modernisasi satuan Linud (lintas udara) seperti Brigade 17 dan 18 serta Kopassus.
- Pengadaan drone (pesawat tak berawak) untuk pembagian wilayah barat, tengah dan timur.
- Pengembangan skuadron helikopter untuk serbu dan angkut.
- Pemantapan satuan teritorial untuk deteksi dan cegah dini.
- Peningkatan rasio anggota Polri dengan jumlah penduduk yang ada, sesuai dengan pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan Polri.
- Meningkatkan kesejahteraan Polri lewat kenaikkan gaji dan perumahan.
- Mendorong Polri untuk meningkatkan IT agar dapat meningkatkan pengawasan atas aktivitas-aktivitas ilegal di wilayah terpencil dan Moderenisasi perlengkapan Polri dalam bentuk teknolgi tinggi.