Jokowi Targetkan 20 Juta Dolar Buat Sektor Pertahanan

Laban Laisila Suara.Com
Selasa, 03 Juni 2014 | 14:42 WIB
Jokowi Targetkan 20 Juta Dolar Buat Sektor Pertahanan
Panser Anoa TNI AD dalam skenario penyerangan musuh pada Latgab TNI 2014, di Situbondo, Jatim. (Antara/Joko Sulistyo)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kenaikan anggaran pertahanan militer TNI Polri hingga 20 juta Dolar Amerika. Hal itu disampaikanya saat pemaparan visi misi di hadapan ribuan Purnawirawan di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (3/6/2014).

Menurut Jokowi, rencana menaikkan anggaran militer itu dilakukan secara bertahap untuk mengimbangi anggaran milter di negara tetangga. Dia menyebut anggaran militer Indonesia lebih kecil ketimbang Singapura dan Malaysia.

"Di mana untuk tahun 2013 Indonesia mendapatkan 4,6 juta Dolar Amerika, 7,2 juta untuk Malaysia, dan Singapura 9,6 Dolar Amerika," tuturnya.

Peningkatan anggaran dilakukan mulai tahun ini jika dia terpilih yakni sebesar 7,2 juta Dolar, hingga total mencapai 20 juta Dolar dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 7 persen dengan rasio anggaran pertahanan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 1,2 persen.

Salah satu komponen penting yang bakal menjadi perhatian adalah menaikkan gaji para prajurit TNI dan aparat Polri sebagai upaya untuk mengimbangi kemajuan teknologi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.

Jokowi juga akan mendorong pengembangan industri strategis yang berkaitan dengan TNI, seperti PT Pindad, PT PAL, PT Dirgantara dan lainnya. Dan terakhir, diperukan integrasi alat komunikasi operasional laut dan patroli udara.

Target lainnya dari rencana menaikan anggara pertahanan ini salah satunya adalan agar Indonesia tidak bisa didikte negara asing.

“Jangan sampai kita didikte oleh satu negara saja. Ini penting," ujar Jokowi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI