Suara.com - Bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi) tampil percaya diri saat memaparkan visi-misinya soal alat pertahanan negara di hadapan ribuan purnawirawan TNI Polri di Balai Kartini, Jakarta, hari ini, Selasa (3/6/2014).
Dia menekankan soal penguatan wibawa pertahanan negara Indonesia di mata negara-negara asing, serta pengembangan industri strategis untuk TNI dan Polri agar jangan sampai didikte oleh kepentingan luar.
"Jangan bergantung pada satu negara saja. Jangan sampai kita didikte oleh satu negara saja. Ini penting," ujar Jokowi.
Dia menjanjikan jika nanti terpilih bakal fokus untuk memodernisasi alat utama sistem persenjataan alias alutsista di TNI, baik di Angkatan Udara, Darat dan Laut.
"Jadi tidak akan bergantung pada satu negara tertentu," kata Jokowi.
Jokowi juga berjanji akan menaikkan anggaran militer secara bertahap jika pertubuhan ekonomi bisa mencapai tujuh persen dengan rasio angaran pertahanan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 1,2 persen.