Presiden SBY Izinkan Perwira Berpolitik Asal Mundur dari TNI-Polri

Laban Laisila Suara.Com
Senin, 02 Juni 2014 | 11:19 WIB
Presiden SBY Izinkan Perwira Berpolitik Asal Mundur dari TNI-Polri
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. [Rumgapres/Abror Rizki]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan memberikan izin kepada perwira dan pejabat tinggi TNI-Polri yang hendak berpolitik dengan syarat harus mundur dari jabatannya dan melepas statusnya sebagai prajurit TNI-Polri.

“Jawabannya boleh. Hal itu terbuka, tidak dilarang tetapi ada etika dan aturannya. Intinya saudara harus mundur dari jabatan yang saudara sandang,” tegas SBY di hadapan puluhan perwira TNI-Polri di Kemenhan, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2014).

“Era dwifungsi sudah berakhir.  Sekarang ini perwira TNI-Polri jangan nyanggong, tahu apa itu nyanggong? Siapa tahu terpilih menjadi pejabat teras politik,” ucapnya lagi.

Dia menyarankan agar para perwira yang punya nafsu berpolitik untuk mencontoh para seniornya yang melepas jabatan atau menunggu hingga pensiun alias menjadi purnawirawan.

“Seperti saya dan pak Djoko Suyanto yang kembali ke sipil. Maka gerak dan peluang di politik semakin terbuka. Rakyat akan menilai itu fair, karena tidak lagi dinilai seseorang mengandalkan kekuatan yang ada di belakang pasukan dan senjata untuk meraih karir politik,” jelas SBY.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI