Suara.com - Ketua Advokasi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) melapokan akun twitter @SamadAbraham yang dituding melakukan kampanye hitam terhadap pasangan capres cawapres Prabowo-Hatta Rajasa.
"Kami sudah melaporkan ke Mabes Polri mengenai akun itu,” kata ketua tim advokasi Partai Gerindra, Habiburrokhman saat dihubungi Suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (28/5/2014).
Habib juga sudah memastikan kalau pemilik akun itu bukan milik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang namanya sengaja digunakan untuk menjelek-jelekkan capres ‘jagoannya’.
"Setelah kami konfirmasi KPK, ternyata akun tersebut bukan milik Abraham," lanjutnya lagi.
Sebelumnya, akun yang diduga milik ketua KPK @SamadAbraham mengeluarkan kicauan yang bernada menyerang Prabowo. Kicauan akun tersebut seolah-olah memberitahukan kepada publik bahwa bakal capres Joko Widodo terancam jiwanya.
Dalam akun tersebut juga bertuliskan ada calon presiden yang memiliki ambisi sangat besar untuk berkuasa dan akan melakukan apa saja demi ambisinya, termasuk membunuh.
"Dengan penyampaian publik seperti ini, saya harap Prabowo tidak berpikir macam-macam lagi untuk menghentikan Joko Widodo menjadi presiden," tulis akun yang menggunakan inisial ketua KPK, Abraham Samad.