Jadi Tersangka Korupsi Dana Haji, Menteri Agama Menolak Mundur

Laban Laisila | Suara.com

Jum'at, 23 Mei 2014 | 11:53 WIB
Jadi Tersangka Korupsi Dana Haji, Menteri Agama Menolak Mundur
Suryadharma Ali. (Suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) menyatakan menolak mundur dari jabatannya kendati sudah ditetapkan menjadi tersangka dugaan korupsi dana penyelenggaraan haji tahun anggaran 2012-2013 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Apa saya akan mundur? saya belum berpikir ke arah itu, saya memikirkan apa yang harus saya lakukan pada program haji ke depan," tegas SDA di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (23/5/2014).

SDA juga mengaku belum tahu mengapa dirinya dijadikan tersangka.

"Terus terang saya belum memahami bagian-bagian mana yang menyebabkan saya sebagai tersangka. Oleh karenanya kita tunggu saja proses berikutnya," kata SDA.

"Ini berkaitan dengan bahan yang mana, saya belum tahu," tambahnya lagi.

Dia meyakini kalau penetapannya menjadi tersangka dalam kasus ini hanya sebuah kesalahpahaman.

"Saya berdoa, penetapan saya sebagai tersangka adalah sebuah kesalahpahaman belaka," tuturnya.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini akan melakukan pembelaan dan memberikan penjelasan atas penetapan tersangka ini.

"Saya berharap, penjelasan itu bisa menjadi gamblang dan kesalahpahaman itu bisa di atas," ujarnya.

KPK menuding SDA melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (Tipikor) jo Pasal 55 ayat (1) ke-(1) KUHPidana.

KPK juga sudah meminta Direktorat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk pencekalan SDA ke luar negeri.

Kasus ini mulai diselidiki KPK sejak Januari 2014, terkait dugaan penyelewengan penyelenggaraan haji, termasuk pengadaan pemondokan dan katering bagi jamaah haji.

Sebelumnya, pada periode haji 2013, KPK sudah menurunkan tim untuk menyelidiki langsung laporan kejanggalan penggunaan dana haji. KPK menyebut nilai dana haji sebesar Rp1 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SDA Jadi Tersangka Korupsi Dana Haji, Sekjen Gerindra: Prabowo-Hatta Solid

SDA Jadi Tersangka Korupsi Dana Haji, Sekjen Gerindra: Prabowo-Hatta Solid

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 11:46 WIB

SDA Tersangka, Elektabilitas Prabowo-Hatta Tidak Terpengaruh

SDA Tersangka, Elektabilitas Prabowo-Hatta Tidak Terpengaruh

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 10:16 WIB

PPP Siapkan Bantuan Hukum untuk Suryadharma Ali

PPP Siapkan Bantuan Hukum untuk Suryadharma Ali

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 10:07 WIB

KPK: Penyelidikan Korupsi Haji Tidak Berhenti di SDA

KPK: Penyelidikan Korupsi Haji Tidak Berhenti di SDA

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 09:11 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB