Tapi Ketua Umum PKB meyakini gerak mereka tidak bakal menggembosi dukungan suara ke Jokowi-JK.
3. PAN
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Alvin Lie, yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR dari fraksi Reformasi pada 1999-2004, disebut mendukung Jokowi-JK. Sikap ini juga diamini oleh Wanda Hamidah, bekas presenter dan aktris yang lebih memilih Jokowi-JK.
Pilihan mereka berdua tak sejalan dengan garis partai matahari biru. Apalagi Ketua Umum PAN Hatta Rajasa sudah dipasangkan menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.
4. Hanura
Pengusaha media yang pernah loncat dari Nasdem dan mendapat posisi sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Hanura, Hary Tanoe (HT), diusir dari Hanura karena ngotot mendukung duet Prabowo-Hatta.
Gerbong Hanura di bawah Wiranto sendiri baru belakangan menyusup ke blok koalisi PDI Perjuangan mendukung Jokowi-JK.
“Dalam posisi sebuah partai kan tidak mungkin, karena partai harus konsisten tatkala sudah memberikan suatu dukungan ke suatu pihak,” terang Wiranto saat mengikuti rapat bersama anggota partai koalisi di Jakarta, Selasa (20/5/2014).
Nama lainnya yang ikut gerbong Prabowo-Hatta dari Hanura yakni bekas menteri keuangan Fuad Bawazier. Lucunya Fuad dulu kerap berbeda pandangan dengan HT, sekarang jadi satu gerbong.