Suara.com - Sedikitnya 15 orang tewas dalam kericuhan di sebuah stadion sepak bola di Republik Demokratik Kongo, Minggu (12/5/2014) malam.
Kericuhan berawal dari kekalahan tim sepak bola tuan rumah dari tim tamu. Para pendukung tim tuan rumah marah karena tim kesayangannya kalah.
Mereka pun mulai berlaku anarkis dan menyerang polisi. Menurut keterangan pejabat setempat, polisi merespon aksi massa itu dengan tembakan gas air mata. Massa pun lari tunggal langgang.
Sebanyak 15 orang tewas sesak nafas lantaran terhimpit di antara massa yang berdesakkan. Sementara itu, 24 orang lainnya terluka.
Insiden semacam ini kerap terjadi di Kongo. Bulan lalu, sedikitnya 21 orang tewas akibat berdesakkan dalam sebuah konser musik. (Reuters)