Padahal pemakaian AI sendiri kerap dianggap bertolak belakang dengan industri seni dan animasi.
Film animasi "Jumbo" sendiri diketahui dikerjakan tanpa bantuan teknologi AI. Film berdurasi 102 menit ini merupakan buah kerja keras 200 animator asli Indonesia.

Tak main-main, film animasi yang disutradarai Ryan Adriandhy ini telah dikembangkan selama 5 tahun oleh Visinema Pictures, sebelum akhirnya diluncurkan pada 31 Maret 2025 di bioskop-bioskop Indonesia.
Sejumlah pengisi suara cilik berpartisipasi dalam film ini, seperti Prince Poetiray sebagai Don sang tokoh utama, Yusuf Ozkan sebagai Nurman, Graciella Abigail sebagai Mae, Quinn Salman sebagai Meri, dan Muuhammad Adhiyat sebagai Atta.
Lalu beberapa nama besar juga terlibat sebagai pengisi suara, misalnya Bunga Citra Lestari (BCL) sebagai ibu Don, Ariel NOAH sebagai ayah Don, Ratna Riantiarno sebagai oma Don, serta Angga Yunanda sebagai Acil kakak Atta.
Gibran Rakabuming Raka dan Dukungan Terhadap AI
AI kerap menjadi topik pidato atau sambutan Gibran Rakabuming Raka di sejumlah kesempatan, salah satunya saat menjadi juri lomba AI di SMAN 66 Jakarta.
Kala itu, Gibran sempat mendorong para siswa untuk memaksimalkan penggunaan AI dalam menyelesaikan tugas dan materi pelajaran.
"Sekali lagi, mungkin sebelumnya kalian menyelesaikan ini dalam waktu 5 menit, 10 menit, dengan AI mungkin bisa 1-2 menit lebih cepat. Ini bukan jalan pintas ya, kalian tetap harus berusaha dan menggunakan formula-fomula yang di-suggest buat AI. Seru nggak?" kata Gibran, seperti dilihat di tayangan akun X @/AraituLaki.
Baca Juga: Pesan Inspiratif dari Film 'Jumbo' Sampai ke Hati Anak-anak Yatim Piatu
Namun pernyataan ini menimbulkan pro dan kontra. Banyak yang khawatir pemakaian AI untuk menyelesaikan tugas sekolah justru membuat siswa tidak memahami materi yang diajarkan.