Suara.com - Lenggogeni Faruk membagikan kebanggaannya usai putrinya, Sohwa Halilintar bisa menyelesaikan khatam Al-Quran sebelum hari Lebaran 2025 tiba.
Kala itu, Sohwa tengah merampungkan bacaan Quran menjelang malam ke-25 di bulan Ramadan.
Kegigihan Sohwa akhirnya membuahkan hasil. Sebab pada hari ke-25 puasa, Sohwa 'pecah rekor' sebagai orang yang pertama khatam Quran di keluarganya untuk Ramadan tahun ini.
"Detik-detik Sohwa Halilintar pecah rekor di keluarga Gen Halilintar. Khatam Quran di bulan Ramadan dalam 25 hari pada 25 Ramadan," tulis keterangan di video unggahan Geni Faruk.
Setelah membaca ayat terakhir dalam kitab suci Al Quran, Geni Faruk dan sang suami mengucap syukur lantaran anak kedua mereka bisa tekun dan konsisten dalam membaca Quran di bulan Ramadan.
Tak sedikit pujian dan ucapan syukur datang dari para fans Gen Halilintar. Banyak juga yang kagum sekaligus penasaran dengan bagaimana Geni Faruk dan Anofial Asmid mendidik anak-anak mereka menjadi orang-orang sukses namun saleh.
"Cara didik anak biar lebih suka ibadah gimana ya? Salut sama keluarga besar ini ya Allah. Salut banget banyak anak tapi anak-anaknya rajin ibadah," ketik warganet dengan rasa penasaran.
Ada juga yang kagum dengan bagaimana Geni Faruk mendidik Sohwa agar bisa meluangkan waktu mengamalkan membaca kitab suci Al Quran di tengah kesibukannya sebagai seorang artis.
"Keluarga mereka itu keluarga super sibuk, jadi bisa khatam sebelum Lebaran itu sangat super keren. Masya Allah," tulis seorang warganet.
Baca Juga: Khatam Al Quran, Cara Sohwa Halilintar Baca Surat An-Nas Dikoreksi Netizen
Para fans Gen Halilintar tersebut akhirnya mengulik pendidikan Sohwa Halilintar yang diberikan oleh kedua orang tuanya sehingga bisa menjadi perempuan yang bertakwa.
Lantas, di mana Sohwa Halilintar mendapat pendidikannya?
Tak menempuh sekolah konvensional: Saking sibuknya sampai harus homeschooling
Adik Atta Halilintar dan kakak Thariq Halilintar ini ternyata tak menempuh pendidikan di sekolah konvensional. Sederhananya, Sohwa tak berangkat ke sekolah seperti anak-anak pada umumnya saat ia masih kecil dulu.
Gen Halilintar diketahui memberikan program homeschooling alias sekolah dari rumah bagi setiap anak di keluarga Gen Halilintar.
Alasan dari keputusan Geni dan Anofial untuk memberikan homeschooling ke Sohwa dan saudara-saudarinya adalah karena mereka sering dibawa oleh orang tuanya keliling dunia.
Geni Faruk dan Anofial Asmid diketahui sering berpindah dari satu negara ke negara lainnya untuk berbisnis.

Berkat pekerjaan kedua orang tuanya, Sohwa akhirnya harus ikut melalang buana ke berbagai negara dan tak bisa menetap di satu tempat untuk sekolah.
Geni dan Anofial akhirnya memutuskan untuk memberikan homeschooling dengan metode mobile schooling supaya anak-anak mereka bisa belajar sambil berkelana keliling dunia.
"Kita itu dari dahulu memang menerapkan mobile schooling. Mobile schooling itu seperti home schooling, tapi kita selalu bergerak," papar Geni Faruk kala diwawancarai dalam sebuah acara bincang-bincang, dikutip Jumat (28/3/2025).
Kendati menempuh homeschooling, Sohwa tetap bisa memperoleh ijazah melalui ujian penyetaraan agar ia tak terkendala administrasi.
"Ijazahnya seperti home schooling. Tapi bedanya kalau home schooling kan di rumah, kita di jalan. Nanti mereka ikut ujian Diknas, ambil ujian paket," lanjut Geni Faruk.
Sohwa juga menunjukkan bahwa ia mampu berprestasi meskipun harus sekolah dari rumah. Ia kini menempuh karier mentereng sebagai seorang kreator konten yang populer.
Ketenaran Sohwa terbukti dari jutaan followers yang ia peroleh di Instagram maupun TikTok. Sohwa juga bisa mengantongi penghasilan sebanyak USD 1.400 setiap bulannya, atau setara dengan Rp22,8 juta melalui Youtube.
Kontributor : Armand Ilham