“Selamet Lebaran, Minal Aidin Wal Faizin. Monggo nampi maaf saking kula lan mugi-mugi Idul Fitri menika sageda dados pengingat kangge ngingetaken rasa syukur lan kebersamaan.”
Artinya: “Selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin. Mari terima permohonan maaf saya, dan semoga Idul Fitri ini menjadi pengingat untuk selalu bersyukur dan menjaga kebersamaan.”
Ucapan ini lebih bersifat santai namun tetap penuh makna. Dengan ucapan ini, Anda tidak hanya meminta maaf tetapi juga mengajak untuk merenungkan pentingnya rasa syukur dan menjaga kebersamaan antar sesama.
3. Ucapan Idul Fitri Bahasa Jawa untuk Teman Dekat atau Sahabat
Jika Anda ingin mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada teman dekat atau sahabat, Anda bisa menggunakan ucapan yang lebih kasual seperti berikut:
“Minal Aidin Wal Faizin, semoga kita kabeh bisa nglewati lebaran iki karo rasa syukur sing luwih akeh. Yen ana salah lan khilaf, tak sudi dipun maafaken.”
Artinya: “Semoga kita semua bisa melalui Lebaran ini dengan lebih banyak rasa syukur. Jika ada salah dan khilaf, saya mohon untuk dimaafkan.”
Ucapan ini terkesan lebih pribadi dan akrab. Menggunakan kata-kata seperti “kabeh” (semua) dan “tak sudi” (saya mohon) menjadikan ucapan ini terasa lebih dekat dan tulus.
4. Ucapan Idul Fitri dalam Bahasa Jawa dengan Sentuhan Tradisional
Baca Juga: Tanggal Berapa Malam Takbiran Idul Fitri 2025? Cek Informasinya di Sini
Untuk memperlihatkan penghargaan terhadap budaya dan tradisi Jawa yang kental, Anda bisa menggunakan ucapan yang lebih kental dengan sentuhan tradisional seperti: