Suara.com - Saaih Halilintar belakangan menuai kritik sat membuat konten video morning routine. Salah satu yang dikomentari publik dalam rutinitas pagi Saaih yaitu caranya mengenakan parfum.
Pasalnya, meski bertaburan barang mewang dan produk branded, tapi Saaih Halilintar masih menggosokkan tangannya saat menyemprotkan parfum.
Parfum merupakan salah satu item yang memiliki fungsi penting dalam menyempurnakan penampilan dan mencerminkan gaya pribadi seseorang.
Parfum memiliki beragam aroma yang mampu membuat tubuh wangi. Dengan menyemprotkan parfum ke tubuh, maka tingkat kepercayaan diri seseorang akan meningkat.
Meski cara pemakaiannya cukup mudah, namun masih banyak orang yang salah dalam pakai parfum sehingga membuat fungsinya tidak maksimal.
Lantas, bagaimana cara pakai parfum yang benar? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Cara pakai parfum yang benar
Agar tidak salah lagi pakai parum favoritmu, berikut adalah cara pakai parfum yang benar dan wajib diaplikasika, diantaranya:
1. Pakai bodu lotion terlebih dulu
Baca Juga: Viral, Jadwal Morning Routine Ekstrem Ashton Hall: Saaih Halilintar Bikin Versi Tandingan
Jika kamu memiliki jenis kulit kering, maka sebaiknya gunakan body lotion terlebih dahulu. Sebab, wangi parfum tidak akan bertahan lama pada kulit kering.
Pilihlah body lotion yang memiliki aroma sama dengan parfum yang akan kamu pakai. Namun jika kamu tidak ingin aroma yang dihasilkan nabrak, maka bisa ganti dengan moisturizer yang tidak beraroma.
2. Pakai setelah mandi
Memakai parfum setelah mandi rupanya menjadi cara wajib yang harus dilakukan. Sebab, pori-pori kulit setelah mandi akan terbuka dan terasa lembap, sehingga jika langsung disemprot parfum maka aromanya akan menyerap lebih baik.
Tak hanya itu, setelah mandi kulit akan menjadi bersih sehingga parfum lebih nempel dan wanginya akan tahan lama.
3. Jangan digosok
Tidak sedikit orang memakai parfum dengan cara digosok, terutama di bagian tangan dan leher. Padahal, cara itu adalah salah.
Memakai parfum sebaiknya hanya disemprotkan saja [ada kulit tanpa harus menggosoknya. Hal itu dikarenakan, struktur bau dari parfum akan berubah yang dipicu oleh kenaikan enzim akibat suhu tubuh naik setelah digosok parfum.
4. Marinasi parfum pada pakaian
Pemakaian parfum memang sebaiknya disemprotkan pada kulit karena akan menciptakan aroma unik saat bertemu dengan minyak alami tubuh.
Namun, jika kamu ingin menyeprotkannya pada pakaian, maka kamu bisa lakukan cara unik ini, yakni marinasi parfum.
Caranya, semprotkan parfum pada baju yang akan dikenakan. Marinasi atau diamkan selama satu malam sebelum baju itu dipakai.
Saat baju itu akan dipakai, semprotkan lagi agar aromanya lebih tahan lama dan bisa tercium meski dari jarak jauh.
5. Semprotkan di area yang tepat
Bagi pria, sebenarnya ada beberapa titik area yang tepar untuk disemprotkan parfum agar wanginya lebih tahan lama.
Beberapa area tersebuata antara lain, pergelangan tangan, leher, belakang kepala, bagian dalam siku, dada, dan belakang lutut jika memakai celana pendek.
6. Jangan lupa pakai deodorant
Meski sudah memakai parfum dengan benar namun lupa memakai deodorant, maka semuanya akan sia-sia.
Sebab, ketika tidak memakai deodorant, ketiak akan basah dan menimbulkan bau tidak sedap. Saat ketiak mengeluarkan aroma seperti itu, maka aroma wangi dari parfum yang dipakai akan kalah.
Bahkan, aromanya akan bercampur sehingga menciptakan aroma yang membuat perut mual. Oleh sebab itu, jangan lupa memakai deodorant terlebih dahulu sebelum pakai parfum, terutama bagi kamu yang menghasilkan keringat berlebih.
7. Seprotkan 2 atau 3 kali
Perlu diperhatikan bahwa menyemprotkan parfum sebaiknya jangan hanya sekali saja. Sebab, pemakaian yang hanya dilakukan sekali kemungkinan besar akan membuat aroma parfum tidak maksimal karena hilang saat terkena keringat.
Oleh sebab itu, semprotkan parfum minimal 2 hingga 3 kali pada bagian tubuh yang sama agar aromanya lebih tahan lama.
8. Semprot dengan jarak tepat
Jarak yang tepat untuk menyemprotkan parfum adalah 10 hingga 15 cm. Menyemprotkan parfum pada jarak yang tepat bertujuan agar penyebaran aroma wanginya menjadi lebih luas dan merata.
Dengan demikian, aroma wangi pada tubuh akan lebih tahan lama dan tidak mudah hilang.
Sebaliknya, jika kamu menyemprotkan parfum dengan jarak terlalu dekat, maka akan membuat aromanya tidak tersebar merata sehingga aromanya hanya berada di satu titik saja.
Kontributor : Damayanti Kahyangan