2. DPP Gencar
Organisasi DPP Gencar juga turut melaporkan Willie Salim ke polisi. Mereka satu suara dengan Rondoot, mengecam aksi Willie yang dianggap telah membuat kegaduhan.
"Konten yang dibuat oleh WS telah memicu ujaran kebencian terhadap masyarakat Palembang. Banyak komentar negatif yang mendiskreditkan warga kami. Kami tidak bisa tinggal diam,” ujar Pengacara Idazril Tanjung yang mewakili tim hukum DPP Gencar.
3. Ryan Gumay Lawfirm
Konten Willie Salim juga disoal oleh kantor hukum Ryan Gumay Lawfirm. Pimpinan Ryan Gumay Lawfirm, Muhammad Gustryan merasa keberatan dengan konten rendang hilang yang dibuat Willie.
Sebagai warga asli Palembang memutuskan untuk melapor ke polisi. Tindakan ini dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus menjadi pelajaran untuk kreator konten lain agar bersikap lebih bijak.

Sebelum dilaporkan ke polisi, Willie Salim juga disentil sejumlah figur publik mulai dari Helmy Yahya, Fenita Arie, Chef Arnold hingga Bobon Santoso.
Helmy Yahya yang merupakan artis asli Palembang mengkritik Willie yang membuat konten dengan membawa nama daerah tanpa mempertimbangkan dampak sosial yang terjadi. Sedangkan Chef Arnold dan Bobon Santoso juga memberikan pandangannya.
Sebagai juru masak berpengalaman, Chef Arnold menegaskan masak dalam jumlah besar bukan perkara gampang. Hanya orang-orang tertentu yang bisa mengeksekusinya.
Baca Juga: Fenita Arie Geram, Konten Rendang Willie Salim Dituding Rendahkan Warga Palembang
"Masak dalam jumlah besar itu tidak mudah. Harus ada tim yang solid, perencanaan waktu yang matang, hingga sistem pembagian makanan agar tidak terjadi kekacauan," cuitnya di X.