Dukungan UMKM dan Suasana Modern, Begini Uniknya Ramadan di Kawasan Pesisir Jakarta

Minggu, 23 Maret 2025 | 18:47 WIB
Dukungan UMKM dan Suasana Modern, Begini Uniknya Ramadan di Kawasan Pesisir Jakarta
PIK 2 Ramadan Under The Dome: Perayaan Buka Puasa Terbesar yang Siap Jadi Tradisi Jakarta (Dok. PIK2)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Salah satunya, Dapur Oma Dian, menyebut bahwa seluruh 100 porsi makanan yang disediakan habis terjual di hari pertama. “Kami sangat bersyukur dan siap menambah stok untuk besok,” ujar pemiliknya, Ibu Dian.

Suasana Ramadan yang Hangat dan Penuh Makna

Dari sore hingga malam, berbagai kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Acara dimulai dengan shalat Ashar berjamaah, disusul dengan MTQ, tausiah, dan talkshow yang menghadirkan komunitas serta tokoh industri event. 

Talkshow bertajuk “Membangun Kolaborasi Strategis dalam Optimasi Venue Event di Jakarta dan PIK” menjadi salah satu sorotan utama, menghadirkan diskusi tentang pengelolaan acara di era modern.

Keberagaman komunitas yang hadir semakin memperkaya suasana Ramadan di Spike Air Dome. Berbagai kelompok seperti Backstagers DKI, Grup Warna Warni, NICE, dan IPN turut serta meramaikan acara, menambah nuansa kebersamaan yang erat di tengah masyarakat.

Lebih dari Sekadar Acara Ramadan

Acara ini tidak hanya menjadi momen spesial bagi pengunjung, tetapi juga mencerminkan upaya lebih besar dalam menghadirkan pengalaman Ramadan yang unik. 

Dengan ruang konser outdoor yang tersedia dan rencana pembangunan area hiburan keluarga dekat danau, Spike Air Dome dirancang untuk menjadi pusat kegiatan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai acara keagamaan dan budaya di masa depan.

Selain itu, Agung Sedayu Group juga tengah membangun Masjid Agung di kawasan PIK II, sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur keislaman yang lebih luas. 

Baca Juga: BRI Pimpin Penyaluran KUR di Kalimantan Selatan, Dukung Pertumbuhan UMKM

"Kami berharap Ramadan Under the Dome menjadi awal dari kegiatan keislaman yang lebih besar di PIK II,” kata Ryan Adrian.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI