Suara.com - Konten kreator Willie Salim dipolisikan warga Palembang terkait konten masak rendang yang ia lakukan. Willie Salim resmi dilaporkan kantor hukum Ryan Gumay Lawfirm ke Polda Sumatera Selatan lantaran dianggap mempermalukan warga Palembang.
Diketahui sebelumnya, Willie Salim membuat konten masak daging sapi 200 kg di Palembang. Pada konten miliknya, Willie mempertontonkan daging yang ia masak menjadi rendang ludes saat ditinggal ke toilet.
Pada konten Willie, warga setempat dinarasikan mencuri rendang yang belum selesai dimasak. Saat ia kembali dari toilet, rendang ludes tak bersisa dari kuali besarnya.
Hal ini yang akhirnya membuat Muhammad Gustryan melaporkan Willie Salim lantaran kontennya dianggap telah membuat gaduh serta merusak citra serta nama baik warga Palembang.
Adapun terkait laproannya, Willie dipolisikan dengan unsur potensi tindak pidana pasal 28 Ayat 2 dan 3 Jo Pasal 45 Ayat 1, 2 dan 3 Jo Pasal 27 Ayat 1 dan 3 tentang UU ITE.
Permohonan Maaf Willie Salim
![Willie Salim [instagram/@willie27_]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/23/64520-willie-salim.jpg)
Konten Willie Salim sempat menyulut berbagai asumsi tentang watak orang Palembang. Dalam hal ini, ia akhirnya meminta maaf.
"Saya mau minta maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti. Gara-gara rendang viral ini banyak narasi yang tidak enak terhadap warga Palembang," ucap Willie Salim pada video yang diunggah di akun Instagramnya, Minggu (23/3/2025).
"Jujur ini bukan sepenuhnya salah warga Palembang. Ini sepenuhnya salah saya karena saya kurang persiapan. Mohon maaf untuk pertama kali saya masak untuk orang sebanyak itu," lanjutnya.
Baca Juga: Insiden Rendang Willie Salim, Bobon Santoso Hingga Chef Arnold Beri Respons Tajam
Willie Salim menyebut saat mendapati rendangnya raib, ia bukan kecewa, tetapi hanya kaget dan senang.
"Di bayanganku, bisa kumpul dan buka bersama ribuan warga Palembang sudah lebih dari cukup. Tidak ada kekecewaan sama sekali terhadap rendang yang hilang itu. Justru senang melihat antusias warga karena pada akhirnya memang rendang itu dimasak untuk dibagikan kepada warga. Jujur aku hanya kaget melihat antusias warga," tuturnya.
Willie juga membantah tudingan yang menyebut konten rendang hilang milihnya hanyalah rekayasa atau settingan.
"Ini pelajaran berharga buat aku, aku tidak merekayasa hal itu. Aku hanya tidak memperhitungkan hal tersebut bisa terjadi. Dan, itu adalah kebodohanku. Mohon jangan salahkan warga Palembang," kata Willie.
"Jika aku masak lebih awal dan dengan persiapan lebih matang dan lebih rapi hal tersebut tak akan terjadi. Saya mohon maaf sebesar-besarnya," tandasnya.
Kena Sentil Helmy Yahya

Presenter senior Helmi Yahya juga bersuara diduga ikut meyentil Willie Salim. Menurutnya, konten rendang tersebut sudah cukup mempermalukan sebagian orang Palembang.
"Demi konten dan mengejar viewers rela melakukan hal-hal seperti ini. Mungkin sadar atau tidak sadar konten masak rendang 200 kilogram ini sudah mempermalukan sebagian orang Palembang," ungkap Helmi Yahya dikutip dari media sosialnya.
"Sebelum membuat konten termasuk food vlogger kadang menilai orang dengan demikian kelewatan sampai restoran tutup, kadang utang membuka restoran belum kembali. Sebelum membuat konten sebaiknya dan ke depannya dipikirkan dulu," ujar Helmi.
Helmy juga menyebut tak semua orang Palembang seperti dalam video tersebut. Namun, konten Willie menurutnya sudah cukup menampar banyak penonton.
"Nggak semua orang Palembang seperti itu. Di sini saya tidak menyalahkan siapa pun. Tapi apa yang kamu (Wille Salim) lakukan cukup menampar banyak orang termasuk saya," tegasnya