Titik Rawan Kecelakaan di Jawa Barat, Pemudik Wajib Waspada Jika Melintas

Syaiful Rachman Suara.Com
Jum'at, 21 Maret 2025 | 04:03 WIB
Titik Rawan Kecelakaan di Jawa Barat, Pemudik Wajib Waspada Jika Melintas
Ilustrasi mudik (Pixabay.com/al-grishin)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Musim mudik Lebaran adalah momen yang dinanti-nanti untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Namun, di balik kebahagiaan tersebut, tersimpan potensi bahaya di jalan raya.

Jawa Barat, sebagai salah satu provinsi dengan jalur mudik terpadat, memiliki beberapa titik rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai oleh para pemudik.

Berikut adalah beberapa lokasi rawan kecelakaan di Jawa Barat yang perlu diperhatikan saat mudik Lebaran, dilansir berbagai sumber:

Sejumlah pemudik sepeda motor yang menggunakan KRI Banda Aceh-593 tiba di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta, Senin (15/4/2024). KRI Banda Aceh-593 yang belayar dari Surabaya, Jawa Timur, dan Semarang, Jawa Tengah, itu menurunkan 810 pemudik serta 181 unit sepeda motor. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU
Sejumlah pemudik sepeda motor yang menggunakan KRI Banda Aceh-593 tiba di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta, Senin (15/4/2024). KRI Banda Aceh-593 yang belayar dari Surabaya, Jawa Timur, dan Semarang, Jawa Tengah, itu menurunkan 810 pemudik serta 181 unit sepeda motor. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU

1. Jalur Puncak, Bogor-Cianjur

Jalur Puncak terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah, tetapi juga memiliki kontur jalan yang berkelok-kelok dan menanjak.

Kondisi ini sering kali menjadi penyebab kecelakaan, terutama bagi pengemudi yang kurang berpengalaman atau kendaraan yang tidak dalam kondisi prima.

Penyebab Rawan:

-Kontur jalan berkelok dan menanjak.
-Kepadatan lalu lintas yang tinggi.
- Cuaca yang tidak menentu, seperti kabut tebal dan hujan deras.
- Minimnya penerangan jalan di beberapa titik.

Titik Rawan:

-Cisarua, Bogor.
-Ciloto, Cianjur.
-Ruas Cangkek-Cijedil dan ruas Tapal Kuda-Jembatan Cibereum.

2. Jalur Selatan, Sukabumi-Cianjur-Tasikmalaya

Baca Juga: Jadwal One Way dan Contraflow Mudik Lebaran 2025, Jangan Sampai Salah

Jalur selatan Jawa Barat memiliki karakteristik jalan yang sempit dan berkelok-kelok, terutama di daerah perbukitan. Selain itu, jalur ini juga sering dilalui oleh kendaraan berat, seperti truk dan bus.

Penyebab Rawan:

- Jalan sempit dan berkelok-kelok.
- Banyak kendaraan berat.
- Kondisi jalan yang kurang baik di beberapa titik.
- Daerah yang minim penerangan.

Titik Rawan:

- Cikidang, Sukabumi.
- Gekbrong, Cianjur.
- Jalur Kadipaten, kemudian tanjakan Gentong, flyover Rajapolah dan Simpang Empat Panyusuhan Ciawi, Tasikmalaya.

3. Tol Cipularang

Tol Cipularang merupakan jalur tol yang menghubungkan Jakarta dan Bandung. Meskipun memiliki kualitas jalan yang baik, tol ini juga memiliki beberapa titik rawan kecelakaan, terutama di daerah yang memiliki kontur jalan menurun.

Penyebab Rawan:

- Kecepatan kendaraan yang tinggi.
- Kontur jalan menurun.
- Kondisi cuaca yang buruk, seperti hujan deras dan kabut tebal.

Titik Rawan:

- Kilometer 70 Tol Cipularang.

4. Jalur Pantura, Subang-Indramayu-Cirebon

Jalur Pantura merupakan jalur utama yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jalur ini memiliki karakteristik jalan yang lurus dan lebar, tetapi juga sering dilalui oleh kendaraan berat.

Penyebab Rawan:

- Kepadatan lalu lintas yang tinggi.
- Banyak kendaraan berat.
- Kondisi jalan yang kurang baik di beberapa titik.
- Kondisi pengemudi yang lelah.

Titik Rawan:

- Cicenang, Subang.
- Cijambe, Subang.

5. Wilayah Bandung dan Sekitarnya

Wilayah Bandung dan sekitarnya juga memiliki beberapa titik rawan kecelakaan, terutama di daerah yang memiliki kontur jalan yang ekstrem.

Penyebab Rawan:

- Kontur jalan yang ekstrem.
- Kepadatan lalu lintas yang tinggi.
- Minimnya penerangan jalan.

Titik Rawan:

- Jalan Cagak kemudian Lembang.
- Kolmas, Kabupaten Bandung Barat.

Tips Aman Mudik Lebaran:

1. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima.

2. Istirahat yang cukup sebelum dan selama perjalanan.

3. Patuhi rambu-rambu lalu lintas.

4. Hindari mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk.

5. Waspadai kondisi cuaca dan jalan.

6. Selalu berhati-hati dan waspada.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan diri dengan baik, diharapkan para pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI