Kini, kondisi keuangan Nunung Srimulat tidak lagi seperti dulu. Ia dan suaminya tinggal di sebuah kamar kos di Jakarta Selatan setelah hampir seluruh asetnya habis terjual.
Selain terkena dampak pandemi dan penyakit kanker yang dideritanya, Nunung juga sempat tersandung kasus narkoba, yang membuatnya kehilangan sebagian besar aset untuk menopang keluarganya. Sebelumnya, ia mengaku memiliki tanggungan hingga 50 orang dalam keluarga besarnya.
Nunung Tak Puasa Ramadan 2025
Nunung Srimulat tidak berpuasa pada Ramadan 2025 ini. Hal itu disebabkan kondisi kesehatan Nunung yang mengharuskannya mengonsumsi obat-obatan secara rutin tanpa jeda.
Pada Ramadan 1446 H ini, Nunung memilih untuk tidak berpuasa karena jumlah obat yang dikonsumsinya semakin banyak. Namun, ia mengaku tetap menjalankan peran sebagai istri dengan menyiapkan makanan untuk sahur dan berbuka bagi keluarganya.
![Komedian Nunung kerap diperingatkan Tarzan Srimulat untuk pandai-pandai mengatur keuangan. [Dok. Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/20/28041-nunung-srimulat.jpg)
"Saya belum bisa puasa di Ramadan kali ini karena harus konsumsi obat yang tidak boleh putus. Alhamdulillah, suami dan keluarga tetap puasa, jadi saya tetap melayani seperti memasak untuk sahur dan berbuka," ujar Nunung.
Tahun lalu, Nunung masih berpuasa meski baru saja menjalani operasi. Tahun ini, ia harus lebih memperhatikan kondisi kesehatannya, terutama karena obat-obatan yang dikonsumsi semakin banyak.
"Tahun ini saya tidak puasa karena obat yang diminum makin banyak, dan itu tidak boleh berhenti. Saya juga harus cek darah setiap hari untuk melihat kadar gula. Dokter menyarankan agar saya tidak puasa dulu karena pengobatan harus diselesaikan," terangnya.
Setelah berjuang sembuh dari kanker payudara, Nunung masih harus menghadapi berbagai pemeriksaan kesehatan lainnya, termasuk pemantauan kadar gula darah dan penyakit GERD yang dialaminya.
Selain itu, setiap bulan Nunung harus menjalani sesi konsultasi dengan psikiater. Ia mengakui bahwa kesehatannya menjadi alasan utama untuk tetap bekerja di usianya yang ke-61 tahun.