Fedi juga mengkritik naskah akademik RUU TNI yang menurutnya perlu ditolak.
"Melihat naskah akademik RUU TNI, terutama di bagian yang saya highlight, itu alasan saya menolak RUU TNI. Itu berarti jumlah prajurit aktif TNI pada kementerian/lembaga lain bisa tak terbatas. Itulah Dwifungsi ABRI," paparnya.
![Tangkap Layar [Youtube Rhenald Kasali]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/12/17/28655-pandji-pragiwaksono.jpg)
Komika senior Pandji Pragiwaksono juga terus melemparkan kritik pada RUU TNI. Ia melemparkan kritik melalui platform media sosial hingga kanal YouTube miliknya.
Pandji dalam unggahan di akun X miliknya mengomentari penjagaan revisi UU TNI oleh tentara.
“Ketika urusannya rapat revisi undang-undang, yang jagain sebanyak ini. Bisa dibayangkan gak kalau mereka diperbolehkan berbisnis yg jagain kayak apa?” tulis Pandji.
Melalui kanal YouTube miliknya, Pandji juga mengkritik proses Revisi UU TNI di hotel Fairmont.
"Kita debat lawan debat lah, ada rakyat Indonesia menerobos DPR lagi kerja, apakah rakyatnya pelanggaran hukum?" ujar Pandji.
"Atau DPR yang harusnya bikin undang-undang untuk rakyat rapat diam-diam yang melanggar hukum?" tandasnya.
Baca Juga: Massa Aksi Tolak UU TNI Berhasil Robohkan Pagar DPR, Polisi Langsung Tembak Water Cannon
4. Baskara Putra