Bruntusan merupakan salah satu kondisi yang paling dihindari para perempuan. Berdasarkan informasi dari laman Alodokter, bruntusan ditandai dengan permukaan kulit yang terasa kasar karena munculnya benjolan-benjolan kecil yang bertekstur seperti pasir dan berwarna kemerahan.
Benjolan ini muncul karena pori-pori kulit tersumbat oleh sebum atau minyak yang berlebih, sel kulit mati, maupun bakteri.
Penyebab terjadinya bruntusan cukup luas dan beragam, mulai dari pola hidup yang tidak sehat, skincare yang tidak cocok, hingga perubahan hormon. Selain penyebab di atas, bruntusan ternyata juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor di bawah ini.
- Stres
- Kurang tidur
- Penggunaan produk kecantikan berbahan dasar minyak
- Kulit Kering
- Kurangnya asupan cairan harian
- Penggunaan produk perawatan antijerawat yang terlalu banyak
- Kontak langsung antara kulit dengan benda yang kotor
- Kebiasaan merokok
- Konsumsi makanan tinggi akan gula dan indeks glikemik
- Pubertas
Bruntusan juga bisa muncul setelah melakukan perawatan, karna disebabkan oleh beberapa hal, seperti purging (efek pembersihan kulit karena penggunaan skincare baru), alergi, atau iritasi.
Cara mengatasi bruntusan
Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi wajah bruntusan.
- Kelola stres dengan melakukan yoga atau berbagai kegiatan yang kamu sukai
- Cobalah untuk tidur selama 7–9 jam setiap malam, serta tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya
- Pilihlah produk berbahan dasar air (water based) dan berlabel non-comedogenic agar wajah terhindar dari bruntusan dan jerawat
- Minumlah 8 gelas air setiap hari. Tidak hanya air putih, kamu juga bisa mengonsumsi jus buah
- Membersihkan wajah setidaknya 2 kali sehari, yaitu setelah bangun tidur dan sebelum tidur
- Bersihkanlah wajah dan mandi setelah berolahraga dan gunakan pelembap
Itulah penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi bruntusan di wajah.
Kontributor : Rizky Melinda