Nawaitu shauma ghadin 'an qadaa'i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Melaksanakan Puasa Qadha Ramadhan
Tata cara mengqadha puasa Ramadhan sama seperti pelaksanaan puasa pada umumnya. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
1. Membaca niat di malam hari. Sama seperti di bulan Ramadhan, niat qadha puasa harus dilafalkan sebelum waktu fajar.
2. Makan sahur. Meskipun tidak wajib, sahur sangat dianjurkan. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya: "Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat berkah." (HR. Bukhari & Muslim)
3. Menahan diri dari hal yang membatalkan puasa. Umat Islam bisa menahan diri dari segela hal yang dapat membatalkannya mulai dari fajar hingga matahari terbenam.
4. Berbuka puasa. Menyegerakan berbuka ketika matahari terbenam merupakan sunnah Nabi. Dalam riwayatnya Rasulullah SAW bersabda: "Manusia akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR. Bukhari & Muslim)
5. Melakukan amalan sunnah. Bagi seorang muslim yang sedang haid, sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah seperti menghafal Al-Quran, berzikir, bersedekah dan lain sebagainya.
Baca Juga: Bolehkah Perempuan Haid Membaca Al-Quran dan Masuk Masjid? Ini Penjelasannya
Sebagai pengingat, jumlah qadha puasa yang dijalankan harus sesuai dan tidak boleh kurang. Bahkan, alangkah baiknya jika kita melebihkannya.