Suara.com - Kapan waktu yang tepat untuk olahraga saat puasa Ramadan? Pertanyaan tersebut muncul seiring dengan datangnya bulan Ramadan 2025. Terkait hal ini, ada tips dari Dokter Tirta, nih.
Untuk diketahui, olahraga selama puasa Ramadan masih sangat dianjurkan. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan olahraga di bulan puasa.
Praktisi kesehatan sekaligus selebriti Dokter Tirta pun sempat membagikan tips untuk menentukan waktu olahraga terbaik dan waktu yang sebaiknya dihindari untuk berolahraga. Lalu, apa saja tips dari Dokter Tirta? Simak inilah selengkapnya.
Dokter Tirta membagikan tips berolahraga di bulan puasa melalui konten di kanal YouTube Tirta Pengpengpeng miliknya pada tahun 2023 lalu. Kendati sudah beberapa tahun berlalu, konten tersebut masih cukup relevan untuk disimak sekarang.
Baca Juga: Hukum Niat Puasa versi 4 Mazhab, Ini Penjelasannya
![Ilustrasi olahraga saat puasa. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/03/12/87613-ilustrasi-olahraga-saat-puasa-ist.jpg)
Menurut Dokter Tirta, ada 3 waktu yang bisa dimanfaatkan untuk berolahraga selama bulan puasa, yaitu sebelum berbuka puasa, selepas salat Tarawih, serta sebelum masuk waktu Subuh.
Untuk waktu sebelum berbuka puasa, olahraga yang dilakukan bisa seperti lari dan angkat beban dengan intensitas yang lebih rendah dengan tujuan membakar lemak. Hal ini bisa terjadi karena selama berpuasa, tubuh tetap bisa beraktivitas dengan mengandalkan cadangan air dan lemak yang ada di tubuh sehingga proses pembakaran lemak sebelum berbuka puasa bisa optimal dengan berolahraga.
Sedangkan olahraga setelah salat Tarawih disarankan untuk dilakukan oleh mereka yang ingin bulking atau membangun masa otot. Pasalnya olahraga selepas salat Tarawih bisa membantu membakar kalori dari makanan yang dikonsumsi saat buka puasa dan mengubahnya menjadi energi.
Waktu lain yang juga baik untuk olahraga adalah sebelum waktu Subuh. Olahraga di waktu ini memanfaatkan pembakaran kalori sisa makanan yang belum sepenuhnya diproses tubuh saat tidur. Justru, olahraga sebelum Subuh dan sebelum sahur ini bisa bermanfaat baik untuk tubuh karena setelah berolahraga dan membakar kalori, tubuh langsung diisi dengan makanan yang dikonsumsi saat sahur.
Dokter Tirta juga menyarankan agar tidak melakukan olahraga setelah sahur ataupun di siang hari karena bisa menyebabkan dehidrasi hebat.
Baca Juga: Jelang Puasa Ramadan, Pesan Prabowo ke Masyarakat: Kita Jalankan dengan Tenang dan Khusyuk
Kontributor : Dea Nabila