1. Melatih kemandirian dan menanamkan tanggung jawab
Dengan melibatkan anak-anak ke beberapa tugas rumah tangga, hal tersebut secara tidak langsung menanamkan rasa tanggung jawab di diri anak karena kita membiasakan mereka untuk memahami tugas-tugas mereka tanpa harus mengandalkan orang lain. Hal ini juga melatih kemandirian mereka agar kelak mereka bisa mengerjakan banyak hal sendiri.
2. Menumbuhkan rasa percaya diri
Anak-anak yang diberikan tanggung jawab (seperti tanggung jawab melakukan pekerjaan rumah) cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi. Apalagi jika tugas yang sudah mereka lakukan bisa diapresiasi dengan baik. Hal itu akan memberikan kesan yang baik dan memotivasi anak untuk mengerjakan tugas lain.
3. Menumbuhkan rasa empati
Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah bisa menyadarkan mereka tentang pentingnya bekerja sama dalam rumah tangga. Ini akan menumbuhkan rasa empati yang memang penting dibangun sejak dini. Tak jarang, anak-anak yang terbiasa terlibat dalam pekerjaan rumah juga akan menunjukkan rasa empati mereka dengan memberikan bantuan bagi anggota keluarga yang sedang mengerjakan pekerjaan rumah.
Tak hanya itu, anak-anak juga bisa membangun komunikasi yang baik dengan orang tua melalui keterlibatan mereka. Bahkan, tak jarang orang tua bisa memberikan contoh-contoh sosial maupun sains selama memberikan kesempatan anak untuk ikut mengerjakan pekerjaan rumah.
Kontributor : Dea Nabila
Baca Juga: 35 Tahun Mengabdi, Guru SD di Inggris Dipecat karena Lelucon Akan 'Pukul' Murid