Intip Perjalanan Artkea, Brand Fashion Milik Istri Kerry Adrianto Riza yang Kini Jadi Sorotan

Jum'at, 28 Februari 2025 | 07:23 WIB
Intip Perjalanan Artkea, Brand Fashion Milik Istri Kerry Adrianto Riza yang Kini Jadi Sorotan
Transformasi 20 Tahun Artkea: Jadi Pionir Aksesoris Hingga Buka Flagship Store (Instagram)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Dunia mode Indonesia tengah menjadi sorotan setelah brand fashion ternama, Artkea, terseret dalam pusaran kasus korupsi besar yang melibatkan Muhammad Kerry Adrianto Riza. 

Seperti diketahui, Kerry yang merupakan anak saudagar minyak Riza Chalid, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina periode 2018-2023.

Nama Artkea mencuat dalam perbincangan publik. Hal ini terjadi karena istri Kerry, Atya Irdita Sardadi, merupakan desainer dan Chief Marketing Officer Artkea, sebuah brand yang sudah lama dikenal di kalangan sosialita dan selebriti Tanah Air.

Dugaan Keterlibatan Artkea dalam Kasus Korupsi

Baca Juga: Praktik Mega Korupsi Pertamina Diduga Oplos BBM, Begini Kata Menko Cak Imin

Sejak penetapan Kerry sebagai tersangka, netizen mulai mengaitkan bisnis keluarganya, termasuk Artkea. Kolom komentar di media sosial resmi brand tersebut pun dimatikan karena langsung diserbu warganet yang ikut melampiaskan kemarahannya terkait kasus korupsi tersebut.

"Fyi, istrinya si kerry nih yg punya artkea wkwkwk brand pakaian mewah yg sering dipake artis2 dan kalangan menengah ke atas," tulis akun X @tru****.

"Damn cuciannya banyak ternyata mana artkea desainny cakep lagi," tambah @ayo****.

Muhammad Kerry Adrianto Riza (tengah) [IST/Amartha Hangtuah]
Muhammad Kerry Adrianto Riza (tengah) [IST/Amartha Hangtuah]

"Masih gak mampu beli baju2nya artkea. Tapi dari sini saya sadar klo gak mampu itu gak selamanya jelek, brandingan owner nya keren bgtt eh ternyata istri koruptor," ucap @rit***.

Meski demikian, beberapa pihak mencoba meluruskan informasi yang beredar. Beberapa netizen menyatakan bahwa Artkea bukan bisnis yang baru muncul dalam beberapa tahun terakhir, melainkan sudah berdiri sejak lama dan dirintis oleh ibu Atya, yang juga merupakan mertua Kerry.

Baca Juga: Mahfud MD Bicara Soal Kasus Pertamina, Sebut Kejagung Berani karena Izin Presiden

"Artkea build bisnis mertua nya jangan ditarik2 kesitu min," kata @yama****.

"Kalo terafiliasi sm money laundry gatau yaa tp artkea tuh yg build ibu istrinya which is mertuanya, udah jadi bisnis keluarga dr istrinya selama puluhan tahun dan jd brand andalan sosialita jaksel jg dr tahun 90an cmiiw," ucap @chi****.

Perjalanan Artkea sebagai Brand Fashion Terkemuka

Didirikan pada tahun 1993, Artkea telah berperan lebih dari 30 tahun dalam perkembangan industri ritel mode di Indonesia.

Pada sebuah wawancara pada Juli 2024 lalu, Atya menjelaskan jika perjalanan Artkea menjadi "heritage brand" cukuplah panjang.  

Awalnya, melalui tangan dingin sang ibu, Tini Sardadi lini Artkea Classic lahir sebagai usaha rumahan yang menciptakan aksesoris rambut eksklusif yang menjadi pemanis simbol elegansi dan pemanis setiap penampilan. 

Seiring berjalannya waktu, Artkea Classic berkembang dengan menambahkan berbagai koleksi yang merayakan budaya dan gaya hidup Indonesia.  

"Mulai dari bando dan jepit rambut, kerudung, selendang hingga mukena mewah yang cocok untuk dipakai sendiri maupun sebagai cinderamata," ujarnya saat peluncuran flagship store di Plaza Indonesia saat itu.

Hal inilah yang membuat Artkea Classic kemudian menjadi pionir brand aksesoris rambut di Indonesia. Pada 2016, Atya pun mulai benar-benar terjun mengembangkan Artkea. 

Artkea Poise: Koleksi Fashion2024 yang MenyuarakanKeseimbangan dan Keanggunan (Dok. Artkea)
Artkea Poise: Koleksi Fashion2024 yang MenyuarakanKeseimbangan dan Keanggunan (Dok. Artkea)

Di tahun 2017, Artkea mengembangkan sayapnya dengan meluncurkan kreasi busana ready to wear dalam lini Lace by Artkea.

Koleksi ini mencerminkan esensi busana koktail Indonesia, dengan sentuhan klasik dan modern pada material brokat mewah dan desain yang abadi cocok untuk berbagai acara istimewa.

Setelahnya, pada 2019, Artkea Stripes hadir dengan memfokuskan pada motif garis yang dipadu dengan aplikasi brukat dan pleats, menawarkan koleksi yang dirancang untuk kesan kasual yang elegan sehari-hari. 

Di tengah pandemi, Artkea kembali ber-inovasi melalui lini Artkea Bloom yang menampilkan desain motif orisinil dan ilustrasi digital sarat detil yang menjadikan setiap pemakainya terlihat unik namun tetap anggun. 

Untuk tampilan simple namun terkesan mewah dan berani, di tahun 2022 Artkea Colours menawarkan koleksi berbahan satin dan katun berwarna-warni memikat dan menginspirasi.

Atya mengakui bahwa dirinya tidak diminta untuk meneruskan bisnis keluarga ini dari kecil. Ia justru secara natural ingin menyalurkan aspirasi kreatifnya dalam bentuk lini fashion tersendiri.

"Di awal, banyak sekali kegagalan dan penolakan. Sebagai generasi kedua penerus, saya bangga sekali dengan perjuangan belian dan bersyukur akan fondasi yang beliau bentangkan, sehingga lebih mudah bagi kamu untuk meneruskan bisnis keluarga ini," pungkasnya.

Sayangnya, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Artkea atau Atya terkait hal yang menyeret nama dan brand yang ia besarkan. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI