Suara.com - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah SD di Waingapu, Sumba, Nusa Tenggara Timur menggegerkan publik. Sebab ditemukan menu daging ayam mentah alias belum matang dalam kotak MBG SD tersebut.
Saat dimintai ditanya soal temuan daging ayam mentah ini, Dadan Hidayana selaku Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan keterangan singkat. Ia menegaskan bahwa semua itu terjadi lantaran masalah teknis.
Berkaca dari kejadian tersebut, mari kita kenali dampak makan daging ayam mentah bagi kesehatan. Dan, apa saja yang bisa dilakukan apabila sudah terlanjut mengonsumsi daging ayam mentah?
Dampak Makan Daging Ayam Mentah
![Contoh daging ayam mentah. [Dok.Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/07/26/10477-daging-ayam.jpg)
Melansir laman Medical News Today, Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan Amerika (FDA) merekomendasikan untuk memasak semua jenis unggas (termasuk ayam) dalam suhu minimal 165 Fahrenheit atau sekitar 74 Celcius. Sebab, suhu tinggi ini akan membunuh semua bakteri berbahaya pada daging unggas.
Baca Juga: Cek Fakta: Anak SD di Boven Digoel Meninggal karena Makan Bergizi Gratis
Ya, FDA menjelaskan bahwa daging ayam mengandung banyak bakteri berbahaya. Jadi konsumsi daging ayam mentah atau setengah matang, bahkan dalam jumlah yang sedikit, bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Apa saja dampaknya?
Sindrom Guillain-Barre
Sindrom Guillain-Barre muncul karena infeksi bakteri Campylobacter yang ada di daging ayam mentah. Penyebaran penyakit ini bisa terjadi apabila orang menyiapkan makanan lain menggunakan talenan atau peralatan yang dipakai mengolah ayam.
Gejala Sindrom Guillain-Barre yang muncul adalah demam, kram perut, mual, muntah, diare (mungkin berdarah dan mengakibarkan dehidrasi). Gejala ini mulai muncul sekitar 2-5 hari setelah mengonsumsi daging yang terinfeksi dan bisa berlangsung 1 minggu.
Penyakit akibat Bakteri Salmonella
Baca Juga: MBG Tetap Jalan Selama Ramadan, Siswa Muslim Bawa Pulang untuk Buka Puasa
Salmonella menyebabkan lebih banyak penyakit bawaan makanan daripada bakteri lainnya. Ayam termasuk sumber utama penyakit-penyakit akibat Salmonella. Salah satu penyakit yang bisa muncul akibat infeksi Salmonella adalah tipes (bakteri Salmonella typhi).
Ada juga beberapa penyakit lain yang muncul sebagai dampak mengonsumsi daging ayam mentah, di antaranya keracunan makanan, infeksi saluran pencernaan, flu perut (gastroenteritis), dan flu burung.
Apa yang Harus Dilakukan kalau Terlanjur Makan Ayam Mentah?

Apabila terlanjur mengonsumsi ayam mentah, dianjurkan untuk tidak dimuntahkan. Sebab hal ini justru bisa menyebabkan kerusakan lain pada usus. Dianjurkan untuk menunggu reaksi dan gejala yang muncul dari dalam tubuh.
Biasanya dampak yang lebih banyak dialami setelah makan ayam mentah adalah keracunan makanan. Gejalanya mulai dari muntah, mual, dan diare. Jika gejala ini muncul, langkah yang bisa dilakukan adalah:
- Mengonsumsi jus buah.
- Perbanyak minum air putih.
- Makanlah sup yang mengandung kaldu dan sayuran.
- Mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit (seperti oralit dan sports drink).
- Mengonsumsi obat pereda mual dan muntah yang biasanya dijual di apotek.
- Perbanyak istirahat dan kurangi aktivitas.
- Menerapkan pola makan sehat dan nutrisi seimbang.