Suara.com - Permasalahan pembayaran royalti antara Ari Bias dan Agnez Mo belakangan semakin memanas, bahkan sampai menyeret sosok konglomerat Tomy Winata.
Hal ini bermula dari pernyataan Ahmad Dhani yang mengeluhkan langkah Agnez dengan meminta bantuan salah satu dari "9 Naga". Dhani mengaku sampai ditelepon oleh sang konglomerat, yang kemudian ramai diduga adalah Tomy.

Kekinian pihak Tomy sudah membantah isu tersebut melalui kerabat sang pengusaha, Engel Glendy Sahanggamu. Engel menegaskan bahwa Tomy adalah penganut agama Buddha sehingga tidak mungkin menjadi ayah baptis Agnez.
"Dengan ini, saya perwakilan Pak TW mengklarifikasi bahwa beliau seorang Budhis dan tidak mungkin menjadi orangtua Baptis artis Agnez Mo, serta tidak pernah membekingi seseorang," ujar Engel melalui keterangan yang diterima oleh Suara.com, Rabu (26/2/2025).
Baca Juga: Kerabat Bantah Tommy Winata sebagai Ayah Baptis Agnez Mo: Dia Budhist
Lantas seperti apa sebenarnya silsilah keluarga Tommy Winata sampai ramai dikira sebagai ayah baptis Agnes Monica?
Silsilah Tomy Winata

Tomy Winata merupakan salah satu pengusaha kawakan Tanah Air yang mendirikan konglomerasi Artha Graha Group.
Pengusaha berdarah Tionghoa ini memiliki gurita bisnis dalam berbagai lini, seperti properti, perkebunan, perbankan, sampai infrastruktur. Tak heran jika kekayaan pengusaha yang akrab disapa TW ini begitu melimpah ruah, bahkan konon mencapai Rp12 triliun.
TW juga memiliki nama Tionghoa, yakni Oe Suat Hong, dan dilahirkan di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 23 Juli 1958. TW merupakan seorang Buddhist dan memiliki 5 orang anak, dengan 2 di antaranya adalah Andi Winata dan Panji Winata.
Baca Juga: Bunda Corla Buka Tabiat Asli Agnez Mo, Bukan Sombong Seperti Kata Ahmad Dhani
TW dikabarkan sebagai seorang yatim piatu yang hidup serba kekurangan dan benar-benar memulai bisnisnya dari nol. Pada tahun 1972, TW mulai mengerjakan proyek dari kalangan militer, yakni membangun kantor Koramil di kawasan Singkawang.
Setelah proyek tersebut, hubungan bisnis TW dengan pihak militer terus berjalan, terutama dengan sejumlah perwira menengah dan perwira tinggi.