Suara.com - Cuitan salah satu warganet di akun X @_tojay berhasil mencuri atensi publik. Pasalnya ia mengungkapkan pendapatnya tentang vasektomi yang berbahaya bagi laki-laki.
"Menurut gue vasektomi itu bahaya deh, bayangin sperma laki-laki mau di kemanain? Apakah kalo numpuk enggak bikin bahaya?" ujarnya pada salah satu kesempatan.
Cuitan ini menanggapi beberapa postingan terdahulu yang berawal dari postingan akun @KondomSutra yang mengumumkan produk baru mereka berupa Sutra 003. Akun @Fal*** menanggapi bahwa seharusnya iklan alat kontrasepsi memperlihatkan kehidupan 'nyata' masyarakat Indonesia, bukannya adegan mesra pasutri seperti biasanya.
"Harusnya iklan alat kontrasepsi lore-nya bukan ewa ewi lucu, tapi pasutri yang tinggal di kontrakan dengan tembok warna ijo yang atapnya udah bocor sana sini dan punya 2 anak. Terus si istri nanya ke suami: 'Yakin masih mau nambah (anak) lagi?'" ujar isi cuitan tersebut.
Baca Juga: Vasektomi untuk Laki-Laki: Pilihan Tepat atau Malah Bikin Minder?
Pemilik akun @in*** pun menanggapi dengan cuitan 'Harusnya vasektomi disubsidi'.
Lantas benarkah vasektomi berbahaya bagi laki-laki?
Sebelum menjawab pertanyaan di atas, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dulu apa sebenarnya vasektomi itu.
Berdasarkan informasi dari laman Eka Hospital, vasektomi merupakan salah satu bentuk kontrasepsi pria dengan cara memotong dan menyegel saluran yang membawa pasokan sperma ke air mani. Sebelum menjalani vasektomi, seorang pria harus yakin bahwa dirinya memang tidak ingin memiliki anak lagi di masa mendatang.
Vasektomi disebutkan memiliki risiko masalah yang rendah dan biasanya dapat dilakukan secara rawat jalan dengan anestesi lokal serta memiliki risiko komplikasi atau efek samping yang rendah. Bagi kebanyakan pria, vasektomi tidak menimbulkan efek samping yang nyata dan komplikasi serius jarang terjadi.
Baca Juga: Vasektomi Biar Stop Punya Anak, Pria Ini Tuntut Klinik Setelah Kebobolan Bayi Kelima
Vasektomi juga tidak akan memengaruhi gairah atau maskulinitas seorang pria dengan cara apapun selain mencegah memiliki anak. Pria bahkan melaporkan kepuasan seksual yang lebih tinggi setelah vasektomi.
Meski ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi seperti risiko testis, penis, atau bagian lain dari sistem reproduksi akan terluka selama operasi, kasus ini sangat jarang terjadi karena ditangani ahli bedah.
Kontributor : Rizky Melinda