Suara.com - Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif menyebut tak akan mengambil gajinya sebagai kepala daerah. Fahmi menjadi salah satu kepala daerah termuda di Indonesia.
Fahmi dalam pelantikannya menyebutkan tak akan mengambil gajinya. Sebaliknya, ia bakal memberikan gajinya sebagai sumbangan untuk masyarakat yang membutuhkan.
"Saya berkomitmen dalam lima tahun ke depan, saya tidak akan mengambil gaji saya sebagai Bupati Purbalingga," ujar Fahmi seperti dikutip dari akun Instagram @lambeturah.
"Gaji saya akan saya sumbangkan pada masyarakat Purbalingga yang membutuhkan," imbuhnya.
Baca Juga: Kekayaan Tom Lembong di LHKPN: Trending Buntut Tak Diminta Bayar Kerugian Negara
Berjanji tak akan mengambil gaji, berapa kekayaan Fahmi Muhammad Hanif?
Kekayaan Fahmi Muhammad Hanif

Fahmi Muhammad Hanif merupakan pria kelahiran 2 September, 1996. Ia merupakan bupati termuda di Jawa Tengah.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan pada 26 Agustus 2024/Khusus - Calon PN, harta kekayaan Fahmi Muhammad Hanif mencapai Rp11.539.411.336 (Rp11,5 miliar).
Harta Fahmi Muhammad Hanif terbanyak ada di aset kas dan setara kas senilai Rp7.021.543.136. Sementara kekayaan lainnya berupa tanah dan bangunan sebesar Rp2.019.000.
Fahmi juga memiliki kekayaan berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp898.868.200. Ia juga memliki kekayaan berupa kas dan setara kas Rp1.600.000.