Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari 4 Desainer

Kamis, 27 Februari 2025 | 10:44 WIB
Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari 4 Desainer
Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari 4 Desainer (Dok. Istimewa)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Memasuki bulan suci Ramadhan dan menyambut Idul Fitri 1446 H, koleksi busana modestwear terus bermunculan. Tahun ini, Lomma bersama Cita Tenun Indonesia menghadirkan koleksi eksklusif bertajuk Cita Raya: Hikayat. 

Ini merupakan sebuah persembahan elegan yang menggabungkan nilai-nilai modest fashion dengan kekayaan wastra tenun Nusantara. Dalam kolaborasi ini, empat label mode IKYK, RiaMiranda Signature, Kami., dan Artkea Stripes menawarkan interpretasi unik mereka terhadap kain tenun dalam desain modestwear yang modern dan anggun. 

"Kami percaya kolaborasi seperti ini perlu lebih banyak diselenggarakan demi melestarikan tenun sebagai identitas bangsa, dan merawat relevansi tenun dengan perkembangan tren mode," ujar Sjamsidar Isa, Pengurus Cita Tenun Indonesia Bidang Pengendali Mutu dalam konferensi pers baru-baru ini di Jakarta.

Koleksi ini resmi diperkenalkan dalam peragaan busana pada 25 Februari 2025 di St. Regis Hotel, Jakarta, dan akan tersedia untuk publik mulai 10 Maret 2025 di Lomma Shop.

Baca Juga: Daftar 24 Hari Libur Sekolah Ramadan dan Idul Fitri 2025, Catat Tanggalnya!

Kisah di Balik Koleksi Hikayat

Dalam bahasa Melayu, hikayat merujuk pada kisah-kisah klasik yang kaya akan makna sejarah, budaya, dan keagamaan. Nama ini dipilih untuk mencerminkan dua aspek penting dalam koleksi ini: perjalanan Islam di Indonesia yang melahirkan tren modestwear, serta tradisi tenun yang diwariskan turun-temurun di Nusantara.

Melalui Cita Raya: Hikayat, Lomma bersama Cita Tenun Indonesia ingin menjembatani dua konsep mode yang telah memiliki komunitas tersendiri—tenun dan modestwear. 

"Kolaborasi ini adalah titik temu antara fashion modest dengan kekayaan wastra yang masih belum banyak dieksplorasi. Kami berharap koleksi ini tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga melahirkan inovasi baru dalam dunia fashion," ujar Dita Konar, Founder Lomma.

Koleksi Cita Raya: Hikayat menghadirkan 52 koleksi womenswear dan menswear, dengan ciri khas desain yang anggun dan tertutup, tetap mempertahankan estetika modern yang nyaman dikenakan dalam keseharian. 

Baca Juga: Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2025: Perpaduan Warna Alami dengan Desain Modern

Kain tenun yang digunakan berasal dari berbagai daerah binaan Cita Tenun Indonesia, seperti Kalimantan Barat, Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Setiap brand dalam kolaborasi ini menghadirkan sub-tema unik yang merefleksikan filosofi dan estetika desain mereka masing-masing. Berikut adalah empat koleksi eksklusif dalam Cita Raya: Hikayat:

1. IKYK – “TANA”

Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari IKYK (Dok. Istimewa)
Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari IKYK (Dok. Istimewa)

IKYK menghadirkan TANA, koleksi yang merayakan keberagaman kain tenun di Indonesia. Dengan sentuhan khas IKYK yang modern dan trendi, koleksi ini menampilkan 13 tampilan yang mengombinasikan tenun dengan detail bordir, pleats treatment, serta potongan oversize dan slit treatment.

Jenis tenun yang digunakan dalam koleksi ini meliputi tenun Lunggi (Songket Sambas), tenun Cual (Ikat Sambas) tenun Ikat Jepara, tenun Ikat Sumba, tenun Songket Palembang, tenun Songket Bali hingga tenun Sobi Muna.

Menurut Anandia Putri Harahap, Founder IKYK, koleksi ini menjadi langkah awal bagi IKYK dalam menggabungkan wastra Indonesia ke dalam desain khas mereka. 

"Setiap pola tenun yang kami gunakan dirancang untuk mengekspresikan keunikan dari pemakainya, sehingga tetap nyaman dan timeless," ujarnya.

2. RiaMiranda Signature – “RONA”

Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari Ria Miranda (Dok. Istimewa)
Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari Ria Miranda (Dok. Istimewa)

RiaMiranda Signature menghadirkan RONA, koleksi yang terinspirasi dari keindahan warna dalam tenun ikat Garut. Dengan motif Kembang Cikuray yang khas, koleksi ini menyajikan busana yang feminin, lembut, dan sentimental, cocok untuk perayaan Ramadan dan Idul Fitri.

Selain tenun ikat Garut, jenis tenun yang digunakan dalam koleksi ini meliputi tenun Sobi Muna, tenun Sobi Wajo, tenun Songket Lombok, tenun Endek Bali, tenun Pahikung Sumba, tenun Songket Limar Palembang, dan Tenun Lunggi (Songket Sambas).

"Kami ingin menghadirkan keindahan motif Garut dalam desain yang tetap bersahaja dan penuh makna," ujar Ria Miranda, Founder RiaMiranda Signature.

3. Kami. – “MEGARA”

Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari Kami. (Dok. Istimewa)
Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari Kami. (Dok. Istimewa)

Kami. mempersembahkan MEGARA, sebuah koleksi yang memadukan motif tradisional dengan gaya urban yang kontemporer. Desain khas Kami. seperti bordir bunga, teknik cut-sew, dan aksesoris unik menjadi bagian dari koleksi ini.

Jenis tenun yang digunakan dalam koleksi ini meliputi tenun Endek Bali, tenun Lurik Solo, tenun Sobi Muna, tenun Ikat Sumba hingga tenun Sutra Garut

"Dengan koleksi ini, kami ingin menunjukkan bahwa kain tradisional bisa menjadi bagian dari gaya hidup urban tanpa kehilangan nilai budayanya," ujar Istafiana Candrarini, Founder Kami.

4. Artkea Stripes – “HAYA”

Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari Artkea Stripes (Dok. Istimewa)
Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari Artkea Stripes (Dok. Istimewa)

Artkea Stripes menampilkan HAYA, sebuah koleksi yang mengangkat estetika lurik dalam potongan modern. Koleksi ini terdiri dari 13 tampilan dengan berbagai pola garis khas ARTKEA STRIPES untuk pria, diaplikasikan dalam jaket, rompi, blazer, dan kemeja klasik.

Jenis tenun yang digunakan dalam koleksi ini meliputi tenun Lurik Solo, tenun Ikat Sumba, tenun Pahikung Sumba dan tenun Ikat Jepara

Menurut Arvi Sardadi, CEO Artkea, koleksi ini bertujuan untuk mendefinisikan ulang garis-garis dalam pakaian pria dan menjadikannya lebih fleksibel serta stylish.

Menenun Warisan dalam Gaya Hidup Modern

Dengan kehadiran Cita Raya: Hikayat Lomma dan Cita Tenun Indonesia berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya mengapresiasi keindahan kain tenun, tetapi juga menjadikannya bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Sebagai bagian dari program slow fashion, koleksi ini tersedia secara terbatas. Namun, tidak menutup kemungkinan produksi lebih lanjut jika permintaan pasar meningkat.

Bagi pecinta modest fashion dan wastra Nusantara, koleksi ini adalah pilihan sempurna untuk tampil elegan dan penuh makna di Hari Raya Idul Fitri. 

Dengan perpaduan desain modern, material berkualitas, dan sentuhan budaya asli Indonesia, Cita Raya: Hikayat menjadi bukti bahwa modestwear bisa tetap stylish tanpa meninggalkan akar tradisionalnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI