Suara.com - Kisah Mochammad Firmansyah (41) warga Bandung, Jawa Barat yang meninggal usai mengalami gigi berlubang viral di media sosial. Kisah ini mulanya dibagikan sendiri oleh istri mendiang Firmansyah, Amanda Prawiria melalui akun TikTok miliknya.
Amanda menyebut Firmansyah mulannya mengalami sakit gigi hingga bengkak di area pipi. Mulanya sakit gigi trsebut dianggap biasa hingga hanya ditempeli koyo di bagian nyeri.
Makin hari pipi Firmansyah tampak semakin membengkak. Mulanya, Amanda mengira bengkak tersebut adalah gondongan, tetapi nyeri tak kunjung mereda. Hal ini membuat Firmansyah kesulitan makan dan minum hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
"Besoknya bengkak makin menjalar dan nggak masuk makan minum dan ada sesak kaya susah napas jadi dibawa ke IGD. Di sana diuap terus disuruh pulang karena dokter jaga IGD bilang sakit gondong. Suami emang nggak bilang ada gigi bolong jadi disuruh pulang,” cerita Amanda dikutip dari akun X @kegblnunfaedh, Kamis (27/2/2025).
Baca Juga: Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Eks Pemain Persija: RIP Teman!

Sayangnya, kondisi Firmansyah tak kunjung membaik meski sudah dipulangkan ke rumah. Makanan tetap tak masuk bahkan muncul muntah dan kesakitan di bagian tenggorokan. Akhirnya, Amanda kembali melarikan Firmansyah ke IGD untuk kedua kalinya.
"Aku bilang semua keluhan ke dokter jaga di IGD, aku jugua bilang ada riwayat gigi bolong. Saat itu juga dokter bilang ini ada abses gigi dan harus cepat diambil tindakan operasi," ungkap Amanda.
Saat dirontgen gigi dan paru-paru menunjukan bahwa bengkak bukanlah sakit gondong, tetapi merupakan nanah yang keluar dari infeksi gigi berlubang yang menjalar ke leher dan pundak.
Amanda menyebut Firmansyah dirawat dua hari di rumah sakit sebelum tindakan operasi. Setiap malam harus disuntikan pereda nyeri lantaran sakit yang tak tertahan.
"Masuk ke ruang operasi jam set 2 siang keluar jam 8 malam, kata dokter bedah mulut yang operasi, operasinya berjalan lancar tapi setelah operasi napas sesak dan tensi tinggi jadi harus masuk ruang ICU," tulis Amanda.
Baca Juga: Profil Roberta Flack, Pelantun Hit "Killing Me Softly" yang Meninggal Dunia
Hari pertama dan kedua di ICU, Firmansyah masih bisa diajak komunikasi. Amanda bahlan yakin suaminya bisa melewati masa sakit dengan baik.
"Hari ketiga masih sadar, tapi dokter bilang 'ditidurkan' diberi obat penenang karena Abi (Firmansyah) gelisah tapi besoknya hari keempat dokter bilang obat penenang sudah distop, seharusnya Abis sadar tapi tidak sadar dan koma," ungkap Amanda.
"Qodarullah hari keempat ICU Abi mengembuskan napas terakhirnya di depan mataku. Kayak mimpi kayak kaki nggak napak. Suamiku, imamku pergi ninggalin aku dan 2 anak yang masih kecil-kecil tanpa pamit," paparnya.