Mengapa Generasi Z Lebih Rentan Terhadap Depresi?

Minggu, 23 Februari 2025 | 16:41 WIB
Mengapa Generasi Z Lebih Rentan Terhadap Depresi?
Ilustrasi gen Z (Pixabay.com/Dimhou)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Faktor Lain yang Memperburuk Situasi

Banyak warganet yang memberikan pendapat mereka terkait isu ini. Ada yang berpendapat bahwa bukan tempatnya yang berubah, tetapi kebiasaan orang-orangnya. 

"Anda masih bisa pergi ke pub, golf, atau bermain dart. Namun, kita tidak lagi terbiasa bersosialisasi atau nongkrong bersama," ujar Teya Felicity.

Namun, ada juga yang merasa bahwa generasi muda kekurangan ruang sosial yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Danielle Rich, misalnya, mengungkapkan bahwa tidak banyak tempat bagi orang dewasa muda untuk menghabiskan waktu dan mendapatkan teman baru tanpa harus minum alkohol, yang kini mulai ditinggalkan oleh banyak orang.

Masalah lain yang turut memperburuk keadaan adalah meningkatnya biaya hidup. Banyak orang tidak mampu menghabiskan waktu di "tempat ketiga" karena keterbatasan finansial. Seorang warganet bahkan berkomentar, "Kami sama sekali tidak mampu membelinya."

Solusi: Menghidupkan Kembali "Tempat Ketiga"

Bagaimana cara mengatasi masalah ini? Bonnier menyarankan agar orang-orang mulai mencari kelompok-kelompok sosial di sekitar mereka, seperti klub lari, pusat kebugaran, atau klub buku. Keterlibatan dalam komunitas bisa menjadi cara efektif untuk mengurangi perasaan kesepian dan meningkatkan kesehatan mental.

Selain itu, ia juga mengajak untuk menghidupkan kembali ruang komunal tradisional, seperti pub lokal, liga dart, atau liga golf. "Keluarlah dari tempat kerja, keluar dari rumah, dan lakukan sesuatu secara rutin yang membuat Anda merasa menjadi bagian dari sesuatu," ujarnya.

Di era modern yang semakin sibuk dan individualistik, menemukan "tempat ketiga" bisa menjadi tantangan. Namun, dengan sedikit usaha untuk terlibat dalam komunitas, generasi ini bisa mendapatkan kembali ruang sosial yang mereka butuhkan untuk menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan mereka.

Baca Juga: Bagaimana Es Krim Dapat Memenangkan Hati Gen Z di Era Digital?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI