Yasmine Ow Menikah Lagi, Bagaimana Aturan Masa Iddah dalam Islam?

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 18 Februari 2025 | 17:47 WIB
Yasmine Ow Menikah Lagi, Bagaimana Aturan Masa Iddah dalam Islam?
Yasmine Ow Menikah Lagi (Instagram/yxsmine.ow)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Yasmine Ow, model asal Malaysia, menikah dengan Khairul Ariffin Omar pada 15 Februari 2025, setelah resmi bercerai dengan Aditya Zoni pada 24 September 2024. Lantas, bagaimana ketentuan dan hukum menikah lagi secara Islam?

Menikah lagi setelah perceraian merupakan hal yang diatur dalam hukum Islam, terutama terkait dengan masa iddah yang harus dijalani oleh seorang wanita sebelum melangsungkan pernikahan berikutnya.

Apa Itu Masa Iddah dalam Islam?

Masa iddah merupakan masa tunggu yang harus dijalani oleh seorang wanita setelah perceraian atau kematian suami sebelum diperbolehkan menikah lagi. Hal ini bertujuan untuk memastikan adanya jeda waktu sebelum wanita tersebut memasuki pernikahan baru dan juga untuk memastikan tidak adanya kehamilan dari suami sebelumnya.

Berdasarkan Pasal 153 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam (KHI), masa iddah ditentukan sebagai berikut:

  • Jika perceraian terjadi karena kematian suami, maka masa iddah ditetapkan selama 130 hari.
  • Jika perceraian terjadi dalam keadaan wanita masih mengalami haid, maka masa iddah ditentukan selama tiga kali suci dengan minimal 90 hari.
  • Jika wanita yang bercerai tidak lagi mengalami haid, maka masa iddahnya adalah 90 hari.
  • Jika wanita yang bercerai sedang hamil, maka masa iddahnya berlangsung hingga melahirkan.
  • Jika perceraian terjadi sebelum adanya hubungan intim (qobla al dukhul), maka tidak ada kewajiban menjalani masa iddah.

Selain itu, dalam Islam, masa iddah juga bertujuan untuk memberikan waktu bagi wanita dalam beradaptasi dengan perubahan hidupnya setelah perceraian serta untuk memastikan keteraturan nasab anak dalam pernikahan berikutnya.

Ketentuan Hukum Islam tentang Menikah Lagi

Seorang wanita yang baru bercerai hanya dapat menikah lagi setelah putusan perceraian dari pengadilan memiliki kekuatan hukum tetap. Artinya, perceraian dianggap sah dan berkekuatan hukum apabila tidak ada upaya banding atau kasasi, atau setelah putusan kasasi telah dikeluarkan.

Baca Juga: Suka Pria Lain Selama 12 Tahun dan Kini Nikah, Yasmine Ow Dituding Manfaatkan Aditya Zoni

Akta cerai menjadi bukti autentik bahwa perceraian telah diputuskan secara hukum dan berkekuatan tetap. Sejak saat itu, masa iddah mulai dihitung. Seorang wanita yang masih berada dalam masa iddah dilarang menikah kembali atau menjalin hubungan dengan pria lain hingga masa iddahnya selesai.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI