Ditilik di situs e-LHKPN KPK, Teguh terpantau terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 16 Januari 2024 untuk periode tahun 2023. Saat itu Teguh mengaku memiliki harta kekayaan sebesar Rp1,021 miliar.
Porsi aset terbesarnya adalah tanah dan bangunan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat senilai Rp800 juta. Kemudian Teguh juga memiliki harta bergerak lainnya sebanyak Rp23 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp5 juta.
Selain itu, Teguh juga melaporkan kepemilikan 2 unit mobil dan 2 unit sepeda motor dengan nilai total Rp193 juta. Teguh mengaku tidak memiliki utang.