Suara.com - Sari Chairunnisa menjadi bukti nyata pepatah buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pasalnya, putri dari bos besar Wardah dan Paragon Corp, Nurhayati Subakat tersebut punya profesi mentereng, tetapi jarang flexing.
Kesuksesan yang dialami oleh Sari Chairunnisa tak membuat dirinya punya hidup serba hedon dan mewah. Sari lebih memilih membagikan prestasinya ketimbang pamer kekayaan kendati sang ibunda adalah salah satu tokoh besar di dunia industri kosmetik Tanah Air.
Baru-baru ini, Nurhayati Subakat mendapat segudang pujian usai berhasil meraup keuntungan triliunan Rupiah, tetapi memilih untuk tak hidup mewah.
"Real "crazy Rich" itu gak crazy & gak flexing Perkenalkan ibu Nurhayati Subakat. Owner Wardah Kosmetik," bunyi sebuah cuitan yang sempat viral di X (dahulunya Twitter).
Lantas, apa profesi yang ditekuni oleh Sari Chairunnisa?
Dokter kulit dapat tugas besar ikut pimpin perusahaan sang ibu
Sari Chairunnisa memilih untuk mengabdi sebagai seorang dokter spesialis kulit alias dermatologi. Kecerdasan putri satu-satunya Nurhayati Subakat ini diperoleh dari perjalanan studi yang panjang di Universitas Indonesia.
Setelah menyelesaikan program residensi dan memperoleh spesialisasi kulit, Sari Chairunnisa akhirnya berkesempatan untuk memulai kariernya sebagai dokter kulit di Bamed Health Care Group.
Sang ibunda akhirnya melihat bahwa Sari Chairunnisa sudah siap untuk diberikan tugas besar. Nurhayati Subakat akhirnya menyerahkan komando perusahaannya ke ketiga anaknya yakni Harman Subakat, Salman Subakat, dan Sari.
Baca Juga: Bukan Wardah! Ini Brand Pertama Nurhayati Subakat sebelum Punya Belasan Merek bersama Paragon
Sari mendapat tugas untuk mengurus riset dan pengembangan di perusahaan sang ibunda. Ia mengemban jabatan bergengsi yakni Vice President of Research & Development di Paragon Technology & Innovation (Paragon Corp).